Emas: Rally Dibatasi oleh Risiko Suku Bunga – TD Securities
| |Terjemahan TerverifikasiLihat Artikel AsliBart Melek dari TD Securities mencatat bahwa Emas telah rebound berkat aksi dip buying dan short covering setelah level support teknis penting berhasil bertahan, membawa harga mendekati $4.150/ons. Ia menyoroti bahwa ketegangan di Timur Tengah dan diversifikasi cadangan devisa bank sentral terus menopang logam mulia tersebut. Namun, ia memperingatkan bahwa kenaikan harga minyak, meningkatnya probabilitas kenaikan suku bunga The Fed, serta menguatnya imbal hasil (yield) diprakirakan akan membatasi potensi kenaikan dan menjaga level resistance di kisaran $4.200/ons tetap utuh.
Aksi Beli saat Harga Turun Bertemu Hambatan Suku Bunga
"Emas melonjak 3,5% dari terendah hari Selasa untuk diperdagangkan di sekitar $4.150/ons pada saat berita ini ditulis. Reli ini tampaknya bukan perpanjangan agresif dari posisi beli, melainkan didorong oleh short covering dan aksi beli saat harga turun, setelah support teknis bertahan selama aksi jual sebelumnya."
"Emas reli berkat aksi beli saat harga turun ketika support teknis utama bertahan di tengah ketegangan di Timur Tengah, dengan para trader semakin mengabaikan risiko bahwa harga energi yang lebih tinggi akan mendorong The Fed menaikkan suku bunga tahun ini. Yang mengejutkan, ini terjadi saat pasar memperhitungkan probabilitas kenaikan suku bunga The Fed yang lebih tinggi pada bulan September."
"Tidak ada alasan fundamental untuk berpikir bahwa lingkungan suku bunga AS dan Valas akan kondusif untuk meningkatkan eksposur long emas dalam waktu dekat. Memang, kemungkinan besar kenaikan harga minyak yang dipicu perang di Timur Tengah akan terus meningkatkan probabilitas kenaikan suku bunga The Fed."
"Kondisi ini kemungkinan besar akan menyulitkan harga untuk menembus resistance $4.200/ons. Bahkan, iklim suku bunga yang lebih tinggi mengindikasikan bahwa logam mulia tersebut berpotensi kembali terperosok ke level support di kisaran $3.900/ons, sebelum akhirnya mencetak rekor tertinggi baru dalam kurun waktu sekitar 12 bulan ke depan."
(Artikel ini dibuat dengan bantuan alat Kecerdasan Buatan dan telah ditinjau oleh editor. Pelajari lebih lanjut.)
Informasi di halaman ini berisi pernyataan berwawasan ke depan yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual aset ini. Anda harus melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet sama sekali tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, kekeliruan, atau salah saji material. Ini juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Pasar Terbuka melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, serta tekanan emosional. Semua risiko, kerugian, dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian pokok, adalah tanggung jawab Anda. Pandangan dan pendapat yang diungkapkan dalam artikel ini adalah milik penulis dan tidak mencerminkan kebijakan resmi atau posisi FXStreet maupun pengiklannya.