Dolar Selandia Baru Naik saat Data Tenaga Kerja AS yang Lebih Lemah Membebani Dolar AS
| |Terjemahan TerverifikasiLihat Artikel Asli- Pasangan mata uang NZD/USD menguat seiring melemahnya USD setelah data ketenagakerjaan AS yang lebih lemah dari prakiraan.
- Pertumbuhan lapangan kerja AS melambat tajam pada bulan Juni, dengan Nonfarm Payrolls hanya naik 57 ribu dan angka Mei direvisi lebih rendah menjadi 129 ribu.
- Tiongkok tetap menjadi pendorong utama bagi Dolar Selandia Baru, dengan para investor mengamati PMI Jasa RatingDog yang akan datang.
Pasangan mata uang NZD/USD menguat menuju level 0,5700 pada hari Kamis seiring melemahnya Dolar AS (USD) setelah data ketenagakerjaan Amerika Serikat (AS) yang lebih lemah dari prakiraan. Pergerakan ini mencerminkan penurunan permintaan USD secara luas, karena para investor menilai ulang prospek kebijakan Federal Reserve setelah adanya tanda-tanda bahwa pasar tenaga kerja AS mulai mendingin.
Laporan Nonfarm Payrolls AS menunjukkan bahwa ekonomi hanya menambah 57 ribu lapangan pekerjaan pada bulan Juni, jauh di bawah ekspektasi sekitar 110 ribu. Angka Mei direvisi lebih rendah menjadi 129 ribu dari sebelumnya dilaporkan 172 ribu, memperkuat pandangan bahwa momentum perekrutan melemah. Tingkat Pengangguran turun menjadi 4,2%, meskipun ini sebagian didorong oleh penurunan partisipasi angkatan kerja menjadi 61,5%, level terendah sejak 2021.
Pertumbuhan upah tetap stabil, dengan Pendapatan Rata-Rata Per Jam naik 3,5% YoY, mengindikasikan bahwa tekanan inflasi belum sepenuhnya hilang meskipun penciptaan lapangan kerja melambat. Namun, angka payrolls yang lemah mengurangi ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed dalam waktu dekat.
Tiongkok akan tetap menjadi pendorong eksternal utama bagi Dolar Selandia Baru, karena prospek ekspor Selandia Baru sangat terkait dengan permintaan Tiongkok. Para investor akan mengamati Indeks Manajer Pembelian (Purchasing Managers Index/PMI) Jasa RatingDog Tiongkok yang akan datang setelah angka Mei melonjak ke 54,4 dari 52,6, menandai ekspansi tercepat dalam tiga bulan. Angka jasa yang lebih kuat dapat mendukung sentimen NZD, sementara perlambatan mungkin membatasi kenaikan lebih lanjut pada NZD/USD.
Analisis Teknis Jangka Pendek:
Pada grafik 4 jam, NZD/USD diperdagangkan di 0,5694, mempertahankan sentimen terbatas karena tetap di bawah Simple Moving Average (SMA) 100-periode di 0,5729, meskipun berhasil merebut kembali SMA 20-periode di 0,5673. Pasangan mata uang ini menekan level resistance terdekat yang dibentuk oleh level horizontal 0,5699 dan 0,5705, sementara Relative Strength Index (RSI) di sekitar 61 mengindikasikan momentum bullish membaik namun belum mampu menembus struktur di atasnya.
Di sisi atas, resistance langsung terkonsentrasi pada 0,5699 dan 0,5705, diikuti oleh 0,5718 dan kemudian SMA 100-periode di 0,5729, dengan hambatan-hambatan lebih jauh di 0,5907, 0,5930 dan 0,5965. Di sisi bawah, support awal terlihat di 0,5690, dengan SMA 20-periode di sekitar 0,5673 memberikan bantalan berikutnya jika para penjual kembali menguasai pasar.
(Analisis teknis dalam berita ini ditulis dengan bantuan alat AI.)
Informasi di halaman ini berisi pernyataan berwawasan ke depan yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual aset ini. Anda harus melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet sama sekali tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, kekeliruan, atau salah saji material. Ini juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Pasar Terbuka melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, serta tekanan emosional. Semua risiko, kerugian, dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian pokok, adalah tanggung jawab Anda. Pandangan dan pendapat yang diungkapkan dalam artikel ini adalah milik penulis dan tidak mencerminkan kebijakan resmi atau posisi FXStreet maupun pengiklannya.