Dolar Kanada: Guncangan Tarif Membebani saat Trump Menaikkan Bea – BNY
| |Terjemahan TerverifikasiLihat Artikel AsliGeoff Yu dari BNY menjelaskan bahwa tarif baru AS sebesar 50% atas barang-barang Kanada tertentu merupakan guncangan perdagangan langsung, dengan Washington mengutip perlakuan yang tidak adil terhadap ekspor AS dan menyingkirkan pengecualian berdasarkan United States-Mexico-Canada Agreement (USMCA). Kanada berupaya mempertahankan akses pasar dan membatasi kerusakan domestik, tetapi pengumuman tersebut menambah tekanan pada perundingan perdagangan dan menekan Dolar Kanada (CAD).
Ketegangan Perdagangan Menekan Prospek CAD
"Kanada menunjukkan perbedaan antara melindungi perekonomian dan menaikkan hambatan perdagangan. Bea tambahan 50% Washington atas barang-barang Kanada tertentu merupakan guncangan perdagangan langsung, sementara Kanada berupaya mempertahankan akses pasar dan membatasi kerusakan domestik. Sinyal Mark Carney bahwa perundingan bisa semakin intensif menjadi penting karena Ottawa sedang mempertahankan hubungan ekspor terpentingnya."
"Bagi para pengalokasi aset, memperhitungkan risiko tarif kini menjadi norma baru di Kanada, bukan sekadar ancaman politik jangka pendek."
"Pemerintahan Trump mengatakan akan memberlakukan tarif baru 50% atas barang-barang Kanada terpilih, yang memperburuk ketegangan perdagangan AS–Kanada. Bea tersebut, yang akan berlaku dalam 30 hari, menargetkan susu dan krim, perlengkapan hoki, dan alkohol, sambil mengecualikan impor sumber daya utama seperti energi, potash, ikan, dan mineral penting, serta barang-barang yang sudah tercakup dalam bea terpisah untuk otomotif dan baja."
"Langkah tersebut dibenarkan berdasarkan Pasal 338 Undang-Undang Tarif tahun 1930 dan terkait dengan apa yang disebut Washington sebagai perlakuan tidak adil Kanada terhadap alkohol, mobil, dan produk susu AS. Pejabat AS mengatakan tidak akan ada pengecualian USMCA. Kanada mengatakan telah melihat ancaman serupa sebelumnya."
"Pengumuman ini menambah tekanan pada perundingan perdagangan yang sudah rapuh setelah AS menolak memperbarui USMCA, dengan dolar Kanada melemah setelah berita tersebut."
(Artikel ini dibuat dengan bantuan alat Kecerdasan Buatan dan ditinjau oleh editor. Pelajari lebih lanjut.)
Informasi di halaman ini berisi pernyataan berwawasan ke depan yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual aset ini. Anda harus melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet sama sekali tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, kekeliruan, atau salah saji material. Ini juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Pasar Terbuka melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, serta tekanan emosional. Semua risiko, kerugian, dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian pokok, adalah tanggung jawab Anda. Pandangan dan pendapat yang diungkapkan dalam artikel ini adalah milik penulis dan tidak mencerminkan kebijakan resmi atau posisi FXStreet maupun pengiklannya.