Dolar Australia Melemah dari Tertinggi 9 Juli versus Dolar Selandia Baru; Menantikan PDB Australia dan RBNZ
| |Terjemahan TerverifikasiLihat Artikel Asli- AUD/NZD naik lebih tinggi untuk empat hari berturut-turut, meskipun tidak ada tindak lanjut aksi beli.
- Reaksi terhadap PMI Tiongkok terbilang terbatas menjelang rilis data penting/acara bank sentral pekan ini.
- Laporan PDB Kuartal II Australia dan keputusan suku bunga RBNZ yang krusial akan dirilis pada hari Rabu.
Pasangan mata uang AUD/NZD berbalik positif untuk hari empat hari berturut-turut setelah sempat turun dalam perdagangan harian ke area 1,2065 dan naik ke level tertinggi baru sejak 9 Juli selama perdagangan sesi Asia pada hari Senin. Namun, harga spot kesulitan untuk melanjutkan momentum tersebut dan saat ini diperdagangkan sedikit di atas level 1,2100 saat para pedagang tampak ragu-ragu menjelang data penting pekan ini dan acara bank sentral.
Laporan Produk Domestik Bruto (PDB) kuartal Juni Australia dijadwalkan akan dirilis pada hari Rabu dan akan segera diikuti oleh keputusan kebijakan moneter Reserve Bank of New Zealand (RBNZ). Sementara itu, hasil Dewan Bayangan Kebijakan Moneter NZIER mengisyaratkan bahwa RBNZ akan menaikkan OCR sebesar 25 basis poin (bp) pada bulan September. Selain itu, para pedagang memprakirakan bank sentral akan memberi sinyal kenaikan lebih lanjut pada akhir tahun, yang dipandang bertindak sebagai pendorong bagi Dolar Selandia Baru (NZD) dan membatasi pasangan mata uang AUD/NZD.
Dolar Australia (AUD), di sisi lain, terus mendapat dukungan dari pandangan hawkish Reserve Bank of Australia (RBA). Bahkan, Gubernur RBA, Michele Bullock, menekankan dalam konferensi persnya bahwa pemangkasan suku bunga tidak ada dalam agenda dan bahwa pengetatan tambahan masih "cukup mungkin" jika inflasi gagal mendingin sesuai proyeksi. Pandangan tersebut ditegaskan kembali dalam risalah rapat RBA bulan Agustus, yang dirilis pada hari Selasa lalu, yang bersama dengan PMI Tiongkok yang lebih baik dari yang diprakirakan, memberikan sedikit dukungan bagi Dolar Australia yang merupakan proksi Tiongkok dan pasangan mata uang AUD/NZD.
National Bureau of Statistics (NBS) Tiongkok melaporkan PMI Manufaktur naik menjadi 49,8 pada bulan Agustus, dibandingkan dengan sebelumnya 49,2 dan di atas estimasi konsensus 49,7. Selain itu, PMI Non-Manufaktur NBS tetap stabil di 49,0 selama bulan yang dilaporkan. Namun, indikator-indikator tersebut masih berada di bawah garis 50 yang memisahkan pertumbuhan dan kontraksi, yang menahan para pembeli AUD dari menempatkan posisi agresif dan membatasi kenaikan pasangan mata uang AUD/NZD. Hal ini menyarankan para pedagang agar berhati-hati sebelum mengantisipasi kelanjutan tren naik yang telah berlangsung selama satu pekan.
(Berita ini dikoreksi pada 31 Agustus pukul 03:03 GMT/10:03 WIB untuk mengubah nama aset menjadi AUD/NZD, bukan AUD/USD, pada poin pertama.)
Indikator Ekonomi
Produk Domestik Bruto (Krtl/Krtl)
Produk Domestik Bruto (PDB), yang dirilis oleh Biro Statistik Australia setiap triwulan, adalah ukuran nilai total semua barang dan jasa yang diproduksi di Australia selama periode tertentu. PDB dianggap sebagai ukuran utama aktivitas ekonomi Australia. Pembacaan QoQ membandingkan aktivitas ekonomi pada triwulan acuan dibandingkan dengan triwulan yang sama tahun sebelumnya. Secara umum, kenaikan indikator ini bersifat bullish bagi Dolar Australia (AUD), sementara pembacaan yang rendah dianggap bearish.
Baca lebih lanjutRilis berikutnya Rab Sep 02, 2026 01.30
Frekuensi: Kuartalan
Konsensus: 0.3%
Sebelumnya: 0.3%
Sumber: Australian Bureau of Statistics
Biro Statistik Australia (ABS) merilis Produk Domestik Bruto (PDB) setiap triwulan. Data ini dipublikasikan sekitar 65 hari setelah triwulan berakhir. Indikator ini diawasi ketat karena menggambarkan gambaran penting bagi perekonomian. Pasar tenaga kerja yang kuat, kenaikan upah, dan data belanja modal swasta yang meningkat sangat penting bagi peningkatan kinerja ekonomi negara, yang pada gilirannya berdampak pada keputusan kebijakan moneter Bank Sentral Australia (RBA) dan dolar Australia. Angka aktual yang mengalahkan estimasi dianggap sebagai bullish AUD karena dapat mendorong RBA untuk memperketat kebijakan moneternya.
Informasi di halaman ini berisi pernyataan berwawasan ke depan yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual aset ini. Anda harus melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet sama sekali tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, kekeliruan, atau salah saji material. Ini juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Pasar Terbuka melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, serta tekanan emosional. Semua risiko, kerugian, dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian pokok, adalah tanggung jawab Anda. Pandangan dan pendapat yang diungkapkan dalam artikel ini adalah milik penulis dan tidak mencerminkan kebijakan resmi atau posisi FXStreet maupun pengiklannya.