Dolar Australia: Kenaikan Suku Bunga Lanjutan oleh RBA Diragukan – Commerzbank
| |Terjemahan TerverifikasiLihat Artikel AsliVolkmar Baur dari Commerzbank melihat hanya ada probabilitas 50% yang diimplikasikan pasar untuk kenaikan suku bunga Reserve Bank of Australia (RBA) tahun ini dan tidak setuju dengan harga tersebut. Ia menunjuk pada risiko kenaikan terkait energi yang memudar dan risiko penurunan yang muncul dari harga properti yang jatuh, berargumen bahwa inflasi perlu naik secara signifikan agar RBA mengetatkan kebijakan lagi, yang menurutnya tidak akan terjadi.
Perumahan dan Inflasi Menahan RBA
"Reserve Bank of Australia (RBA) tidak mengadakan pertemuan kebijakan moneter bulan ini. Pertemuan berikutnya baru akan berlangsung pada bulan Agustus. Akibatnya, data yang saat ini dirilis hanya memiliki kepentingan sekunder bagi dolar Australia—dan ekspektasi suku bunga terkait RBA juga tampaknya tidak banyak berubah dalam beberapa hari terakhir."
"Pasar masih memprakirakan kenaikan suku bunga lagi tahun ini dengan probabilitas sekitar 50%. Kami terus berpendapat bahwa hal ini tidak akan terjadi."
"Mengenai risiko, diskusi terutama berpusat pada konflik yang sedang berlangsung di Iran dan harga bahan bakar fosil yang tinggi terkait. Namun, harga minyak justru terus turun sejak pertemuan terakhir. Jadi risiko ini saat ini tidak ada."
"Menurut Cotality, harga properti nasional turun sebesar 0,4% pada bulan Juni dibandingkan bulan sebelumnya—penurunan ter tajam dalam tiga tahun terakhir. Untuk kuartal kedua, ini berarti penurunan sebesar 0,7% dibandingkan kuartal sebelumnya. Di Sydney dan Melbourne, harga bahkan turun lebih dari 1% masing-masing pada bulan Juni dibandingkan bulan sebelumnya. Tren ini menunjukkan bahwa harga tidak hanya terus turun—penurunan tampaknya semakin cepat."
"Di sisi lain, risiko penurunan yang disebutkan merujuk pada kemungkinan penurunan signifikan harga properti dan mengacu pada poin kedua kami. Penurunan seperti itu dapat berdampak negatif pada belanja konsumen dan dengan demikian membebani ekonomi. Dan data terbaru menunjukkan bahwa sesuatu mungkin sedang berkembang dalam hal ini."
"Profil risiko tampaknya sedang bergeser. Menurut kami, inflasi harus naik secara signifikan agar RBA menaikkan suku bunga lagi tahun ini. Dan seperti yang disebutkan, kami tidak memprakirakan hal ini akan terjadi."
(Artikel ini dibuat dengan bantuan alat Kecerdasan Buatan dan ditinjau oleh editor.)
Informasi di halaman ini berisi pernyataan berwawasan ke depan yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual aset ini. Anda harus melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet sama sekali tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, kekeliruan, atau salah saji material. Ini juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Pasar Terbuka melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, serta tekanan emosional. Semua risiko, kerugian, dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian pokok, adalah tanggung jawab Anda. Pandangan dan pendapat yang diungkapkan dalam artikel ini adalah milik penulis dan tidak mencerminkan kebijakan resmi atau posisi FXStreet maupun pengiklannya.