fxs_header_sponsor_anchor

Berita

Dolar Australia turun di bawah 0,7100 saat Warsh mengadopsi nada hawkish

  • AUD/USD turun lebih dari 20 poin dalam reaksi langsung terhadap keputusan The Fed.
  • The Fed menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin dan mengisyaratkan bahwa pengetatan lebih lanjut kemungkinan akan terjadi.
  • Indeks Dolar AS melanjutkan kenaikannya menuju level psikologis 100,00.

AUD/USD melanjutkan pelemahan pada hari Rabu setelah Federal Reserve (The Fed) menaikkan suku bunga dan merilis serangkaian proyeksi kebijakan yang hawkish. Pasangan mata uang ini merosot lebih dari 20 poin dalam reaksi langsung dan diperdagangkan di sekitar 0,7093 pada saat penulisan.

The Fed menaikkan target kisaran federal funds sebesar 25 basis poin ke 3,75%-4,00% dalam keputusan bulat 12-0, menandai kenaikan suku bunga pertamanya sejak Juli 2023. Indeks Dolar AS (DXY) melanjutkan kenaikannya di atas level psikologis 100,00 setelah pengumuman tersebut.

Berbicara setelah keputusan itu, Ketua The Fed Kevin Warsh mengatakan, "Inflasi terlalu tinggi, dan sudah berlangsung terlalu lama." Ia menambahkan, "Karena kekuatan mendasar ekonomi, kami mampu untuk fokus pada stabilitas harga." "Kami harus yakin bahwa inflasi yang mendasari harus bergerak menuju 2% secara tepat waktu, dan FOMC memutuskan bahwa hal ini belum terpenuhi," kata Warsh. Ia mencatat bahwa risiko inflasi cenderung ke atas, sementara risiko terhadap pasar tenaga kerja berimbang.

Dot plot yang diperbarui menunjukkan bahwa 16 dari 18 pejabat The Fed memprakirakan setidaknya satu kali kenaikan suku bunga lagi tahun ini. Dua belas pengambil kebijakan memproyeksikan satu kenaikan tambahan sebesar seperempat poin, empat memprakirakan dua kenaikan lagi dan dua melihat tidak ada langkah lanjutan.

Proyeksi suku bunga median akhir tahun naik ke 4,1% dari 3,8% pada bulan Juni. Proyeksi 2027 juga naik ke 4,1% dari 3,6%. The Fed menaikkan proyeksi pertumbuhan PDB 2026 menjadi 2,3% dari 2,2% pada bulan Juni dan menaikkan proyeksi inflasi PCE umum menjadi 3,7% dari 3,6%. Prakiraan inflasi PCE inti juga naik ke 3,4% dari 3,3%, sementara proyeksi Tingkat Pengangguran turun ke 4,1% dari 4,3%.

Informasi di halaman ini berisi pernyataan berwawasan ke depan yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual aset ini. Anda harus melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet sama sekali tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, kekeliruan, atau salah saji material. Ini juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Pasar Terbuka melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, serta tekanan emosional. Semua risiko, kerugian, dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian pokok, adalah tanggung jawab Anda. Pandangan dan pendapat yang diungkapkan dalam artikel ini adalah milik penulis dan tidak mencerminkan kebijakan resmi atau posisi FXStreet maupun pengiklannya.


KONTEN TERKAIT

Memuat ...



Hak cipta ©2026 FOREXSTREET S.L., dilindungi undang-undang.