Dolar Australia: Inflasi yang Lebih Lemah Mendukung Jeda RBA – Commerzbank
| |Terjemahan TerverifikasiLihat Artikel AsliVolkmar Baur dari Commerzbank mencatat bahwa inflasi Australia yang lebih lemah dari yang diperkirakan telah secara tajam mengurangi peluang kenaikan suku bunga RBA pada bulan Agustus yang diimplikasikan pasar dan menekan AUD lebih rendah. Meskipun inflasi jasa dan non-tradable tetap tinggi, ia memprakirakan suku bunga akan tetap tidak berubah pada bulan Agustus dan tidak melihat adanya kenaikan lebih lanjut tahun ini, yang mengindikasikan tekanan berkelanjutan pada Dolar Australia karena volatilitas harga Minyak mempersulit prospek.
IHK yang Lebih Rendah Mengurangi Peluang Kenaikan RBA
"Dengan dua minggu tersisa sebelum pertemuan kebijakan moneter berikutnya dari Reserve Bank of Australia, tanda-tanda jeda semakin menguat. Pada bulan Juni, harga secara mengejutkan turun 0,1% secara bulanan, sementara menurut Bloomberg, konsensus sebelumnya memprakirakan kenaikan 0,2%. Akibatnya, tingkat tahunan turun ke 3,8%, mencapai level terendah dalam empat bulan."
"Sehubungan dengan perkembangan ini, pasar secara signifikan menyesuaikan ekspektasinya untuk pertemuan berikutnya pagi ini. Sementara kenaikan suku bunga pada 11 Agustus masih diprakirakan kemarin dengan probabilitas lebih dari 20% (pada hari Senin, angkanya bahkan setinggi 30%), keputusan seperti itu kini hanya dipandang memiliki probabilitas 4%. Akibatnya, AUD juga melemah pagi ini."
"Laporan inflasi memang menunjukkan beberapa kelemahan pada rinciannya. Misalnya, inflasi di sektor jasa terus naik terlalu cepat, dan harga barang non-tradable juga menunjukkan lonjakan yang tidak diinginkan."
"Namun secara keseluruhan, kami juga percaya bahwa suku bunga di Australia akan tetap tidak berubah pada bulan Agustus. Seiring berjalannya tahun, perkembangan harga minyak tentu juga akan memainkan peran penting."
"Minggu lalu saja sudah kembali memperjelas betapa tidak jelasnya situasi ini dan betapa volatilnya harga minyak. Namun secara keseluruhan, kami tidak memprakirakan adanya kenaikan suku bunga lebih lanjut untuk sisa tahun ini. Oleh karena itu, AUD kemungkinan akan tetap berada di bawah tekanan dari arah ini."
(Artikel ini dibuat dengan bantuan alat Kecerdasan Buatan dan ditinjau oleh editor. Pelajari lebih lanjut.)
Informasi di halaman ini berisi pernyataan berwawasan ke depan yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual aset ini. Anda harus melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet sama sekali tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, kekeliruan, atau salah saji material. Ini juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Pasar Terbuka melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, serta tekanan emosional. Semua risiko, kerugian, dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian pokok, adalah tanggung jawab Anda. Pandangan dan pendapat yang diungkapkan dalam artikel ini adalah milik penulis dan tidak mencerminkan kebijakan resmi atau posisi FXStreet maupun pengiklannya.