Dolar Australia Bertahan Kuat saat Inflasi AS yang Lebih Panas Gagal Perkuat Keunggulan Greenback
| |Terjemahan TerverifikasiLihat Artikel Asli- Inflasi inti AS lebih panas dari prakiraan pada bulan Agustus, meningkatkan peluang kenaikan suku bunga The Fed pekan depan.
- Imbal hasil Treasury lebih tinggi untuk tenor pendek, namun rebound Dolar pasca-IHK sudah memudar.
- Dolar Australia bertahan di dekat level tertinggi baru-baru ini, didukung oleh kegagalan Dolar untuk mengubah narasi kebijakannya menjadi kekuatan.
AUD/USD bergerak naik hari ini tetapi belum berhasil merebut kembali level 0,7200 pada hari Jumat. Pasangan mata uang ini memangkas sebagian aksi jual tajam pada sesi sebelumnya setelah menyentuh level tertinggi multi-bulan di kisaran 0,7200-an atas. Pemulihan ini bertahan bahkan setelah data inflasi Amerika Serikat (AS) yang lebih kuat dari perkiraan, yang biasanya akan menekan Dolar Australia.
Data Indeks Harga Konsumen (IHK atau CPI) inti AS lebih panas dari prakiraan pada bulan Agustus, memperkuat alasan bagi kenaikan suku bunga Federal Reserve (The Fed) pada pertemuan pekan depan. Meski IHK utama naik 0,4% MoM, sejalan dengan ekspektasi, inflasi inti meningkat 0,3%, laju tercepat sejak April dan di atas konsensus 0,2%.
Minyak mentah yang lebih tinggi dan imbal hasil tenor pendek yang naik biasanya akan mendukung Dolar AS, tetapi mata uang tersebut kesulitan mengikuti salah satu sinyal itu. Premi kebijakan AS yang semakin besar telah menguasai penetapan harga Valas dan melemahkan hubungan tradisional tersebut. Para investor tetap waspada terhadap bauran kebijakan, prospek fiskal, dan upaya untuk menahan biaya pinjaman jangka panjang. Keraguan itu membantu Dolar Australia mempertahankan posisinya.
Imbal hasil Treasury AS bertenor 2 tahun, yang paling sensitif terhadap kebijakan The Fed, naik ke sekitar 4,62% dan menguat sekitar 3 basis poin pada hari itu seiring ekspektasi kenaikan suku bunga dalam waktu dekat. Imbal hasil bertenor 10 tahun memberikan sedikit kelegaan di ujung panjang, tetapi masih berada di dekat level tertingginya sejak 2023 dan bertahan di atas level 4,90%.
Energi tetap menjadi risiko inflasi. Brent Crude dilaporkan berada di atas US$107 per barel di tengah gangguan yang berlanjut di sekitar Selat Hormuz, meskipun Minyak West Texas Intermediate (WTI) turun sekitar 3%. Badan Energi Internasional (IEA) mengatakan defisit pasokan Minyak global diperkirakan akan memburuk tahun ini, dengan persediaan turun tambahan 95 Juta barel bulan lalu. Lembaga tersebut tidak memperkirakan produksi Teluk akan pulih sepenuhnya hingga tahun depan.
Katalis jangka pendek yang paling jelas adalah keputusan The Fed pekan depan. Kenaikan suku bunga yang tegas disertai panduan yang kuat akan memberikan dukungan terkuat bagi Dolar AS dalam beberapa pekan; apa pun yang lebih lunak dapat memperkuat pandangan bahwa para pengambil kebijakan enggan menghadapi inflasi yang persisten.
Analisis Teknis:
Pada grafik 4 jam, AUD/USD diperdagangkan di 0,7176, mempertahankan nada jangka pendek yang terbatas karena bertahan di bawah Simple Moving Average (SMA) 20 periode di 0,7199 dan SMA 100 periode di 0,7178. Pasangan mata uang ini menguji pivot horizontal terdekat di 0,7176 setelah gagal mempertahankan kenaikan terbaru, sementara Relative Strength Index (RSI) di sekitar 40 mengisyaratkan momentum bullish yang memudar dan menjaga risiko condong sedikit ke sisi negatif selama berada di bawah Moving Average tersebut.
Pada sisi atas, resistance awal terlihat di SMA 100 periode di dekat 0,7178, diikuti oleh penghalang horizontal di 0,7188, dengan SMA 20 periode di 0,7199 memperkuat zona pasokan yang lebih luas di atasnya. Pada sisi negatifnya, minat terdekat berada di pivot 0,7176, sebelum support berikutnya di 0,7165 dan kemudian 0,7154, di mana penurunan yang lebih dalam akan mengekspos pelemahan yang lebih berarti dalam struktur jangka pendek.
(Analisis teknis dalam berita ini ditulis dengan bantuan alat AI. Pelajari lebih lanjut.)
Informasi di halaman ini berisi pernyataan berwawasan ke depan yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual aset ini. Anda harus melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet sama sekali tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, kekeliruan, atau salah saji material. Ini juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Pasar Terbuka melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, serta tekanan emosional. Semua risiko, kerugian, dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian pokok, adalah tanggung jawab Anda. Pandangan dan pendapat yang diungkapkan dalam artikel ini adalah milik penulis dan tidak mencerminkan kebijakan resmi atau posisi FXStreet maupun pengiklannya.