Dolar AS: Buyback Obligasi Membentuk Ulang Dinamika Imbal Hasil – MUFG
| |Terjemahan TerverifikasiLihat Artikel AsliLee Hardman dari MUFG mencatat bahwa Dolar AS telah melemah selama musim panas karena pengumuman Departemen Keuangan AS untuk setidaknya menggandakan buyback obligasi jangka panjang mengikis kepercayaan sementara risiko inflasi meningkat. Ukuran maksimum operasi yang lebih besar pertama dinaikkan tiga kali lipat menjadi US$6 Miliar, yang awalnya mendorong imbal hasil jangka panjang lebih tinggi dan memberikan Dolar reli bantuan singkat yang kemudian memudar.
Tindakan Treasury Membebani Dolar
"Pada saat yang sama, pelemahan dolar AS selama musim panas dipicu oleh pengumuman Departemen Keuangan AS pada 19 Agustus bahwa mereka berencana untuk setidaknya menggandakan ukuran pembelian kembali obligasi jangka panjang. Pengumuman tersebut memicu aksi jual dolar AS dan sejak itu tetap sekitar 1% lebih lemah. Upaya Departemen Keuangan untuk meredam/membatasi imbal hasil jangka panjang mengikis kepercayaan terhadap dolar AS pada saat risiko inflasi ke atas meningkat."
"Perincian lebih lanjut mengenai perluasan program buyback obligasi oleh Departemen Keuangan AS diumumkan kemarin, ketika terungkap bahwa ukuran maksimum operasi buyback obligasi pertama yang lebih besar dinaikkan tiga kali lipat dari US$2 miliar menjadi US$6 miliar. Sebagai respons, imbal hasil obligasi AS jangka panjang sempat melonjak, dengan imbal hasil 30 tahun naik sekitar 5 bp, sebelum kemudian bertahan sekitar 2–3 bp lebih tinggi. Pergerakan harga tersebut kemungkinan mencerminkan kekecewaan awal karena ukuran buyback obligasi tidak lebih besar lagi."
"Sebaliknya, dolar AS sempat menggelar reli bantuan moderat tetapi kini sebagian besar telah berbalik."
"Jika Departemen Keuangan AS terus mengadakan 9 pembelian kembali obligasi setiap kuartal, dan membeli hingga US$6 Miliar pada setiap operasi, maka itu dapat memberikan prakiraan kasar untuk potensi pembelian tahunan sedikit di atas US$200 Miliar. Ini akan menjadi versi yang lebih kecil dari 'Operation Twist' milik The Fed. Memang, sangat tidak pasti berapa lama pembelian yang lebih besar akan dipertahankan dan ada kemungkinan ukuran operasi bahkan dapat ditingkatkan lebih lanjut ke depannya."
(Artikel ini dibuat dengan bantuan alat Kecerdasan Buatan dan ditinjau oleh editor. Pelajari lebih lanjut.)
Informasi di halaman ini berisi pernyataan berwawasan ke depan yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual aset ini. Anda harus melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet sama sekali tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, kekeliruan, atau salah saji material. Ini juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Pasar Terbuka melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, serta tekanan emosional. Semua risiko, kerugian, dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian pokok, adalah tanggung jawab Anda. Pandangan dan pendapat yang diungkapkan dalam artikel ini adalah milik penulis dan tidak mencerminkan kebijakan resmi atau posisi FXStreet maupun pengiklannya.