Dolar AS: Hasil IHK akan Mengarahkan Jalur The Fed – BBH
| |Terjemahan TerverifikasiLihat Artikel AsliCatat Elias Haddad dari Brown Brothers Harriman (BBH) bahwa Dolar AS (USD) melemah di tengah penguatan luas Yen Jepang sebelum sebagian pulih karena payrolls AS bulan Agustus yang kuat menghidupkan kembali ekspektasi kenaikan The Fed pada bulan September. Haddad menegaskan bahwa Indeks Harga Konsumen (IHK atau CPI) dan Indeks Harga Produsen (IHP atau PPI) Amerika Serikat (AS) bulan Agustus akan menjadi penentu bagi langkah berikutnya Federal Reserve (The Fed) dan arah USD, dengan risiko yang seimbang mengisyaratkan aksi harga yang berpotensi volatil.
Data inflasi AS akan Menggerakkan USD
"USD turun pekan lalu, sebagian besar mencerminkan penguatan luas JPY setelah pasar sempat menyesuaikan ulang harga untuk Bank of Japan yang lebih hawkish. USD berhasil memulihkan sebagian penurunan pada hari Jumat. Nonfarm Payrolls AS bulan Agustus yang solid menghidupkan kembali taruhan pada kenaikan suku bunga Fed funds pada bulan September, yang sebelumnya telah diredam oleh Presiden The Fed New York John Williams dan Gubernur The Fed Christopher Waller dengan menyoroti tren inflasi yang menggembirakan."
"Kenaikan suku bunga Fed funds pada 16 September bergantung pada rilis IHK AS bulan Agustus pada hari Jumat. Ketua The Fed Kevin Warsh mencatat dalam pidatonya di Jackson Hole pada bulan Agustus bahwa ia menyambut baik pembacaan PCE dan IHK yang lebih baik dari yang diprakirakan pada musim panas ini, tetapi memperingatkan "hal itu tidak memberi tahu saya bahwa tren yang mendasarinya telah membaik secara berarti." Dengan demikian, rilis IHK yang panas hampir pasti akan mengunci kenaikan suku bunga pada bulan September dan menopang USD yang lebih kuat."
"Lebih penting lagi, bahkan jika kenaikan suku bunga The Fed pada bulan September menjadi keputusan yang pasti, kami meragukan USD akan mencetak tertinggi siklus baru. Pengetatan oleh bank-bank sentral besar lainnya membatasi divergensi kebijakan, dengan ECB secara luas diprakirakan akan memberikan kenaikan 25 bp kedua tahun ini pada hari Kamis."
"Risiko seputar rilis IHK AS bulan Agustus berada dalam keseimbangan yang sangat tipis, membuka jalan bagi reaksi pasar yang sangat volatil. Kenaikan indeks ISM Prices Paid pada bulan Agustus menunjukkan bahwa risiko inflasi ke sisi atas belum sepenuhnya mereda. Namun, perlambatan berkelanjutan dalam pertumbuhan pendapatan per jam rata-rata AS pada bulan Agustus tetap menjadi kekuatan disinflasi yang penting."
"Indeks Harga Produsen (PPI) AS bulan Agustus (Kamis) akan berfungsi sebagai pemanasan untuk laporan Indeks Harga Konsumen (IHK) yang penting pada hari Jumat. Perhatikan IHP Jasa dikurangi Perdagangan, Transportasi, dan Pergudangan karena sebagian akan memengaruhi perhitungan Belanja Konsumsi Pribadi (PCE) yang relevan dengan kebijakan. Biaya pengelolaan portofolio dapat kembali mendistorsi IHP, meskipun perubahan metodologi BEA pada 30 September siap untuk memperbaikinya."
(Artikel ini dibuat dengan bantuan alat Kecerdasan Buatan dan ditinjau oleh editor. Pelajari lebih lanjut.)
Informasi di halaman ini berisi pernyataan berwawasan ke depan yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual aset ini. Anda harus melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet sama sekali tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, kekeliruan, atau salah saji material. Ini juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Pasar Terbuka melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, serta tekanan emosional. Semua risiko, kerugian, dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian pokok, adalah tanggung jawab Anda. Pandangan dan pendapat yang diungkapkan dalam artikel ini adalah milik penulis dan tidak mencerminkan kebijakan resmi atau posisi FXStreet maupun pengiklannya.