Dolar AS: Energi yang Lebih Lemah Mendukung Carry Trade – ING
| |Terjemahan TerverifikasiLihat Artikel AsliChris Turner dari ING mencatat bahwa harga Minyak yang lebih rendah dan intervensi terbaru dari Menteri Keuangan AS Scott Bessent telah mendorong imbal hasil obligasi Pemerintah AS tenor panjang turun 10–15 basis poin, sehingga meredakan volatilitas di pasar Valas dan saham. Ia memprakirakan rilis PCE inti AS yang relatif jinak akan menjaga Dolar tetap stabil, dengan DXY kemungkinan tertahan di sekitar 99,00/10 sebelum kembali bergerak turun menuju 98,60.
Imbal Hasil Lebih Rendah, Latar Belakang Risiko yang Jinak
"Seminggu setelah intervensi Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, di pasar obligasi pemerintah AS, imbal hasil tenor lebih panjang turun sekitar 10–15 basis poin. Dalam membela intervensi tersebut pekan lalu, Bessent mengklaim bahwa, sebagai Menteri Keuangan, ia memiliki 'asymmetric information'—yaitu, informasi yang lebih banyak daripada pasar."
"Apakah informasi tersebut mencakup jalur menuju perundingan de-eskalasi di Timur Tengah masih harus dilihat, tetapi jelas bahwa penurunan harga minyak sebesar 8% sejak pekan lalu telah membantu. Di sini, perundingan damai yang dimediasi Pakistan tampaknya menarik perhatian pasar."
"Imbal hasil yang lebih rendah kembali membuat volatilitas suku bunga turun dan berdampak pada volatilitas yang lebih rendah di Valas dan saham. Carry tetap menjadi raja dan, semalam, salah satu target carry trade populer di ruang G10—Dolar Australia—mendapat dorongan ketika CPI Juli mengejutkan ke sisi atas. Hal ini meningkatkan peluang kenaikan suku bunga Reserve Bank of Australia pada November."
"Ujian berikutnya bagi tenor panjang datang dari rilis data inflasi PCE AS hari ini, lelang surat utang bertenor 7 tahun senilai US$44 miliar besok, dan kemudian pidato Jackson Hole pada hari Jumat dari Ketua The Fed Kevin Warsh."
"Kembali ke Dolar. Data PCE inti AS yang jinak di 0,2% pada basis bulan-ke-bulan seharusnya menjaga Dolar relatif stabil hari ini, meskipun lingkungan risiko yang jinak dapat menyebabkan pelemahan Dolar yang ringan. 99,00/10 kemungkinan besar akan membatasi sisi atas DXY dan kami memperkirakan pergerakan turun kembali ke level terendah terbaru di 98,60."
(Artikel ini dibuat dengan bantuan alat Kecerdasan Buatan dan ditinjau oleh editor. Pelajari lebih lanjut.)
Informasi di halaman ini berisi pernyataan berwawasan ke depan yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual aset ini. Anda harus melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet sama sekali tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, kekeliruan, atau salah saji material. Ini juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Pasar Terbuka melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, serta tekanan emosional. Semua risiko, kerugian, dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian pokok, adalah tanggung jawab Anda. Pandangan dan pendapat yang diungkapkan dalam artikel ini adalah milik penulis dan tidak mencerminkan kebijakan resmi atau posisi FXStreet maupun pengiklannya.