fxs_header_sponsor_anchor

BRIS Belum Buat Kemajuan di Area 2.410 setelah Membentuk Doji di Grafik Harian

  • BRIS masih nyaman di level pembukaan namun dekat tertinggi 2026.
  • Perseroan mencatatkan laba Rp7,56 triliun pada tahun lalu.
  • RSI 14-hari mengindikasikan momentumnya bullish, namun tren jangka lebih panjang masih bearish.

BRIS diperdagangkan di 2.410 yang tidak berubah pada basis harian saat berita ini ditulis. Saham PT Bank Syariah Indonesia Tbk. dibuka di 2.410 dan mencatatkan terendah dan tertinggi hari masing-masing di 2.390 dan 2.420 di sesi pertama. Namun, sejauh ini tidak ada tindak lanjut arah yang jelas karena BRIS bergerak di dekat level pembukaan. Jika kondisi ini berlanjut, saham ini berpotensi membentuk doji kembali seperti hari kemarin. BRIS tampak berhenti sejenak setelah rally dari terendah 2026 di 1.790 ke tertinggi tahun di 2.470, kenaikan hampir 38% yang berlangsung selama enam hari perdagangan.

Laporan keuangan tahunan yang dirilis pekan lalu juga tampaknya belum memberikan dorongan lebih lanjut yang signifikan untuk saham ini. Dalam periode tahun 2025, perseroan mencatatkan laba yang dapat diatribusikan ke entitas induk sebesar Rp7,56 triliun yang lebih tinggi jika dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp7 triliun. Sementara dari sisi laporan keuangan, kas perseroan bertambah menjadi Rp8,69 triliun pada 31 Desember 2025 dari Rp8,08 triliun pada 31 Desember 2024. Jumlah aset pada akhir tahun 2025 juga bertambah menjadi Rp456,19 triliun dari Rp408,61 triliun di akhir tahun sebelumnya.

Jumlah ekuitas menunjukkan penambahan dari Rp45,04 triliun di 31 Desember 2024 menjadi Rp51,95 triliun pada 31 Desember 2025. Dengan jumlah liabilitas juga meningkat menjadi Rp104,92 triliun di akhir tahun 2025 dari Rp103,28 triliun di akhir tahun sebelumnya.

Tren teknis BRIS masih bearish karena bergerak di bawah Simple Moving Average (SMA) 200-hari sejak tahun lalu. Average ini telah menjadi resistance dinamis yang sulit ditembus. Kenaikan jangka pendek juga dibatasi oleh 2.420 (area yang membatasi penurunan sejak April tahun lalu).

Relative Strength Index (RSI) 14-hari di 62,36 mengindikasikan bahwa momentumnya bullish meskipun datar sejak kemarin. Dalam kasus BRIS bisa menembus dengan tegas area 2.420 yang disebutkan di atas, penghalang sisi atas selanjutnya yang bisa ditemukan adalah 2.470 (tertinggi 2026 yang dicapai pada 5 Februari), 2.564 (SMA 200-hari), dan 2.720 (tertinggi 22 Oktober 2025).

Sementara di sisi bawah, BRIS memiliki support teknis di 2.310 (terendah 6 Februari 2026), 2.260 (tertinggi 23, 26, dan 27 Januari 2026), dan 2.070 (terendah 9 Januari 2026). Penembusan tiga support tersebut secara tegas dapat menimbulkan risiko mengekspos 1.790 (terendah 2026 yang diraih pada 29 Januari).

Grafik Harian BRIS

Grafik harian BRIS, 10 Februari 2026


Informasi di halaman ini berisi pernyataan berwawasan ke depan yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual aset ini. Anda harus melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet sama sekali tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, kekeliruan, atau salah saji material. Ini juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Pasar Terbuka melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, serta tekanan emosional. Semua risiko, kerugian, dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian pokok, adalah tanggung jawab Anda. Pandangan dan pendapat yang diungkapkan dalam artikel ini adalah milik penulis dan tidak mencerminkan kebijakan resmi atau posisi FXStreet maupun pengiklannya.


KONTEN TERKAIT

Memuat ...



Hak cipta ©2026 FOREXSTREET S.L., dilindungi undang-undang.