fxs_header_sponsor_anchor

BMRI Naik ke Lebih dari 3% ke 4.470, Perseroaan akan Sampaikan Laporan Keuangan

  • BMRI melanjutkan kenaikan hari kemarin ke tertinggi baru bulanan.
  • Perseroan berencana menyampaikan laporan keuangan Kuartal II 2026.
  • SMA 200-hari menjadi resistance dinamis untuk saham perbankan ini.

BMRI bergerak lebih tinggi 3,48% di 4.270 dari penutupan kemarin pada perdagangan sesi Jumat. Saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dibuka di 4,310 dan mencatatkan terendah hari 4.270. Namun setelah itu, saham ini berbalik arah untuk mencatatkan tertinggi hari dan tertinggi baru Juli 2026 di 4.470, melanjutkan kenaikan hari sebelumnya. BMRI mengalami kenaikan di tengah kinerja positif IHSG yang juga mencatatkan tertinggi baru bulanan dan penguatan Rupiah ke 17.900-an terhadap Dolar AS. Perseroan juga merencanakan untuk merilis laporan keuangan terbaru.

Dalam keterbukaan informasi yang dirilis pasca penutupan pasar kemarin, perseroan memiliki rencana untuk menyampaikan laporan keuangan Kuartal II 2026 yang ditelaah secara terbatas oleh akuntan publik. Itu dilakukan karena adanya rencana aksi korporasi oleh perseroan. Namun demikian, perseroan tidak menginformasikan secara terperinci kapan laporan keuangan akan disampaikan dan aksi korporasi apa yang akan dilakukan.

Laporan keuangan terakhir yang dirilis perseroan adalah untuk periode Kuartal I. Dalam laporan itu, perseroan mencatatkan laba yang dapat diatribusikan ke entitas induk sebesar Rp15,38 triliun yang lebih tinggi jika dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya sebesar Rp13,19 triliun. Dari sisi posisi keuangan, jumlah aset perseroan sebesar Rp2.432 triliun pada akhir Kuartal I 2026 yang turun dari Rp2.829 triliun pada akhir tahun 2025. Salah satu penyebab menonjol pengurangan tersebut berasal dari pengurangan Giro pada Bank Indonesia dari Rp238,28 triliun pada akhir tahun lalu menjadi Rp116,07 triliun.

Momentum dalam BMRI terlihat bullish, seperti diinformasikan oleh indikator Relative Strength Index (RSI) 14-hari di 63,37, karena berada di atas level netral 50. Saham ini berupaya melanjutkan rebound dari terendah 2026 yang diraih di 3.650 pada 9 Juni namun bisa menemukan hambatan sisi atas terdekat di 4.570 (tertinggi 17 Juni) dan 4.614 (SMA 200-hari). Sementara di sisi bawah, support signifikan muncul di 3.800 (terendah 1 Juli) dan 3.650 (terendah tahun yang disebutkan di atas). Namun, tren jangka panjang saham ini secara teknis menurun karena masih bergerak di bawah Simple Moving Average (SMA) 200-hari sejak akhir Maret lalu.

Grafik harian BMRI

Pertanyaan Umum Seputar Saham Asia

Asia menyumbang sekitar 70% pertumbuhan ekonomi global dan menjadi tuan rumah bagi beberapa indeks pasar saham utama. Di antara negara-negara maju di kawasan tersebut, Nikkei Jepang – yang mewakili 225 perusahaan di bursa saham Tokyo – dan Kospi Korea Selatan menonjol. Tiongkok memiliki tiga indeks penting: Hang Seng Hong Kong, Shanghai Composite, dan Shenzhen Composite. Sebagai negara berkembang yang besar, ekuitas India juga menarik perhatian investor, yang semakin banyak berinvestasi di perusahaan-perusahaan dalam indeks Sensex dan Nifty.

Ekonomi utama di Asia berbeda-beda, dan masing-masing memiliki sektor khusus yang perlu diperhatikan. Perusahaan teknologi mendominasi indeks di Jepang, Korea Selatan, dan semakin banyak di Tiongkok. Layanan keuangan memimpin pasar saham seperti Hong Kong atau Singapura, yang dianggap sebagai pusat utama sektor ini. Manufaktur juga besar di Tiongkok dan Jepang, dengan fokus kuat pada produksi mobil atau elektronik. Kelas menengah yang berkembang di negara-negara seperti Tiongkok dan India juga semakin menonjolkan perusahaan yang berfokus pada ritel dan e-commerce.

Banyak faktor yang mendorong indeks pasar saham Asia, tetapi faktor utama di balik kinerjanya adalah hasil agregat dari perusahaan-perusahaan komponen yang terungkap dalam laporan pendapatan triwulanan dan tahunan mereka. Fundamental ekonomi masing-masing negara, serta keputusan bank sentral atau kebijakan fiskal pemerintah mereka, juga merupakan faktor penting. Secara lebih luas, stabilitas politik, kemajuan teknologi atau supremasi hukum juga dapat memengaruhi pasar ekuitas. Kinerja indeks ekuitas AS juga merupakan faktor karena, lebih sering daripada tidak, pasar Asia memimpin dari saham-saham Wall Street dalam semalam. Terakhir, sentimen risiko yang lebih luas di pasar juga berperan karena ekuitas dianggap sebagai investasi yang berisiko dibandingkan dengan opsi investasi lain seperti sekuritas pendapatan tetap.

Berinvestasi dalam ekuitas itu sendiri berisiko, tetapi berinvestasi dalam saham Asia disertai dengan risiko khusus kawasan yang perlu diperhitungkan. Negara-negara Asia memiliki berbagai macam sistem politik, dari demokrasi penuh hingga kediktatoran, sehingga stabilitas politik, transparansi, supremasi hukum, atau persyaratan tata kelola perusahaan mereka mungkin sangat berbeda. Peristiwa geopolitik seperti sengketa perdagangan atau konflik teritorial dapat menyebabkan volatilitas di pasar saham, seperti halnya bencana alam. Selain itu, fluktuasi mata uang juga dapat berdampak pada valuasi pasar saham Asia. Hal ini khususnya berlaku di negara-negara yang berorientasi ekspor, yang cenderung menderita karena mata uang yang lebih kuat dan mendapat keuntungan dari mata uang yang lebih lemah karena produk mereka menjadi lebih murah di luar negeri.


Informasi di halaman ini berisi pernyataan berwawasan ke depan yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual aset ini. Anda harus melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet sama sekali tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, kekeliruan, atau salah saji material. Ini juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Pasar Terbuka melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, serta tekanan emosional. Semua risiko, kerugian, dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian pokok, adalah tanggung jawab Anda. Pandangan dan pendapat yang diungkapkan dalam artikel ini adalah milik penulis dan tidak mencerminkan kebijakan resmi atau posisi FXStreet maupun pengiklannya.


KONTEN TERKAIT

Memuat ...



Hak cipta ©2026 FOREXSTREET S.L., dilindungi undang-undang.