Berita dan Prakiraan Harga Pound Sterling: GBP/USD Meregang ke Tertinggi Tiga Bulan di 1,3570
| |Terjemahan TerverifikasiLihat Artikel AsliPound Inggris Mencapai Tertinggi Tiga Bulan di 1,3570 di Tengah Pelemahan Dolar AS
Pound Inggris (GBP) melanjutkan kenaikan untuk dua hari berturut-turut pada hari Senin, saat para investor mengurangi posisi beli Dolar AS (USD), di tengah penyesuaian ulang yang dovish terhadap kebijakan moneter Federal Reserve (The Fed). Pasangan mata uang ini telah mencapai level-level di atas puncak hari Jumat di 1,3561 untuk menyentuh level tertinggi tiga bulan di 1,3571 sejauh ini.
Pound Inggris mendapat dukungan dari pelemahan Dolar AS yang meluas, saat para investor menerima kenyataan bahwa The Fed tidak akan menaikkan suku bunga pada bulan September dan kemungkinan juga tidak akan melakukannya sepanjang sisa tahun ini. Baca Selanjutnya...
Pound Inggris Menguat di Atas 1,3550 saat Data AS yang Lebih Lemah Meredam Prakiraan Kenaikan Suku Bunga The Fed
Pasangan mata uang GBP/USD mendapatkan traksi ke dekat 1,3555 selama awal perdagangan sesi Eropa pada hari Senin. Dolar AS (USD) melemah terhadap Pound Inggris (GBP) seiring berkurangnya prakiraan kenaikan suku bunga Federal Reserve (The Fed) AS. Para pedagang akan mengawasi laporan ketenagakerjaan dan inflasi Inggris, yang akan dirilis pekan ini.
Penjualan Ritel AS turun pada bulan Juli untuk pertama kalinya dalam sembilan bulan karena dorongan dari pengembalian pajak besar memudar, demikian dilaporkan Biro Sensus AS pada hari Jumat. Tanda-tanda data inflasi AS yang jinak ditambah dengan penurunan lapangan pekerjaan yang tak terduga bulan lalu memperkuat ekspektasi pasar keuangan bahwa The Fed tidak akan menaikkan suku bunga pada pertemuan kebijakan 15-16 September. Baca Selanjutnya...
Pound Inggris Diperdagangkan Dekat Puncak Tiga Bulan saat Memudarnya Prakiraan Kenaikan Suku Bunga The Fed Tekan USD
Pasangan mata uang GBP/USD menarik beberapa pembeli saat turun di awal pekan baru dan naik di atas pertengahan-1,3500 selama perdagangan sesi Asia, mendekati level tertinggi lebih dari tiga bulan yang disentuh pada hari Jumat. Selain itu, bias jual Dolar AS (USD) yang berlaku mendukung para pembeli dan mengindikasikan bahwa jalur yang paling mungkin bagi harga spot setidaknya tetap ke atas.
Data inflasi AS yang dirilis minggu lalu menggambarkan tekanan harga yang mulai mereda. Selain itu, data yang dirilis pada hari Jumat menunjukkan bahwa Penjualan Ritel AS bulan Juli turun 0,6%, menandai penurunan bulanan terbesar sejak Mei tahun lalu dan mengindikasikan perlambatan belanja konsumen. Para pedagang bereaksi cepat dan semakin meredam spekulasi mereka terhadap kenaikan suku bunga dalam waktu dekat oleh Federal Reserve AS (The Fed). Prospek tersebut, pada gilirannya, membuat para pembeli USD tetap defensif dan bertindak sebagai pendorong bagi pasangan mata uang GBP/USD. Baca Selanjutnya...
Informasi di halaman ini berisi pernyataan berwawasan ke depan yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual aset ini. Anda harus melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet sama sekali tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, kekeliruan, atau salah saji material. Ini juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Pasar Terbuka melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, serta tekanan emosional. Semua risiko, kerugian, dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian pokok, adalah tanggung jawab Anda. Pandangan dan pendapat yang diungkapkan dalam artikel ini adalah milik penulis dan tidak mencerminkan kebijakan resmi atau posisi FXStreet maupun pengiklannya.