Berita dan Prakiraan Harga Pound Sterling: GBP Naik Tipis terhadap Dolar AS
| |Terjemahan TerverifikasiLihat Artikel AsliPound Inggris Menguat Tipis terhadap Dolar AS, Pidato Menteri Keuangan Inggris Healey Menjadi Sorotan
Pound Inggris (GBP) menguat tipis di sekitar 1,3525 terhadap Dolar AS (USD) selama sesi perdagangan Eropa pada hari Senin. Pasangan mata uang GBP/USD naik tipis karena Dolar AS kesulitan menarik tawaran beli meskipun Biro Statistik Tenaga Kerja Amerika Serikat (AS) (BLS) merilis angka Nonfarm Payrolls (NFP) yang kuat untuk bulan Agustus.
Pada saat berita ini ditulis, Indeks Dolar AS (DXY), yang mengukur nilai Greenback terhadap enam mata uang utama, diperdagangkan lesu di dekat 99,10, tetapi tetap berada dalam kisaran perdagangan hari Jumat. Baca Selanjutnya...
Prakiraan Harga GBP/USD: Kesulitan Dekat 1,3500 di Tengah Kenaikan Moderat USD; Penjual Tampak Ragu
Pasangan mata uang GBP/USD diperdagangkan dengan bias negatif untuk dua hari berturut-turut, meskipun tidak memiliki keyakinan bearish dan diperdagangkan di sekitar level psikologis 1,3500 selama perdagangan sesi Asia pada hari Senin. Selain itu, harga spot bertahan di atas swing low Jumat, sehingga perlu diwaspadai oleh para pedagang bearish.
Dolar AS (USD) mendapatkan dukungan dari meningkatnya prakiraan terhadap kenaikan suku bunga Federal Reserve (The Fed) AS pada bulan September di tengah risiko inflasi yang berasal dari harga energi yang lebih tinggi. Selain itu, meningkatnya konfrontasi AS-Iran di Selat Hormuz bertindak sebagai pendorong bagi safe haven Dolar AS dan menekan pasangan mata uang GBP/USD. Namun, para pembeli USD tampak ragu-ragu dan memilih menunggu data inflasi AS, yang akan dirilis pekan ini, untuk mendapatkan lebih banyak petunjuk tentang jalur kebijakan The Fed. Baca Selanjutnya...
Pound Inggris Menguat saat Dolar AS Melemah meskipun Peluang Kenaikan Suku Bunga The Fed Melonjak
GBP/USD naik tipis setelah mencatat penurunan kecil pada hari sebelumnya, diperdagangkan di sekitar 1,3520 selama perdagangan sesi Asia pada hari Senin. Pasangan mata uang ini menguat saat Dolar AS (USD) kesulitan, kemungkinan didorong oleh laporan Goldman Sachs yang menekankan bahwa data inflasi pekan ini akan menjadi penentu. Goldman Sachs memprakirakan Indeks Harga Konsumen (IHK atau CPI) yang jinak akan membuat Federal Reserve (The Fed) tetap menahan suku bunga, meskipun data ketenagakerjaan Agustus yang solid telah menghapus salah satu hambatan utama bagi potensi kenaikan suku bunga.
Menurut Bureau of Labor Statistics (BLS) AS, Nonfarm Payrolls (NFP) naik 162.000 pada bulan Agustus, jauh melampaui ekspektasi pasar sebesar 56.000 dan meningkat dari angka bulan Juli yang direvisi menjadi naik 21.000. Sementara itu, Tingkat Pengangguran bertahan stabil di 4,1%. Baca Selanjutnya...
Informasi di halaman ini berisi pernyataan berwawasan ke depan yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual aset ini. Anda harus melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet sama sekali tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, kekeliruan, atau salah saji material. Ini juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Pasar Terbuka melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, serta tekanan emosional. Semua risiko, kerugian, dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian pokok, adalah tanggung jawab Anda. Pandangan dan pendapat yang diungkapkan dalam artikel ini adalah milik penulis dan tidak mencerminkan kebijakan resmi atau posisi FXStreet maupun pengiklannya.