Berita Harga dan Prakiraan Pound Sterling: GBP Pulihkan Kerugian Awal terhadap Dolar AS
| |terjemahan otomatisLihat Artikel AsliPound Inggris pulihkan kerugian awal terhadap Dolar AS, data IHP AS jadi sorotan
Pound Inggris (GBP) memangkas kembali kerugian awalnya terhadap Dolar AS (USD) dan bergerak datar di sekitar 1,3495 selama sesi perdagangan Eropa pada hari Kamis. Pasangan mata uang GBP/USD bangkit kembali saat Dolar AS (USD) berada di bawah tekanan dengan investor memprioritaskan meredanya kekhawatiran atas kenaikan suku bunga Federal Reserve (The Fed) dalam waktu dekat dibandingkan ketegangan yang masih berlangsung di Timur Tengah.
Pada saat berita ini ditulis, Indeks Dolar AS (DXY), yang mengukur nilai Greenback terhadap enam mata uang utama, diperdagangkan 0,1% lebih rendah ke dekat 99,90. Baca Selanjutnya...
Pound Inggris menjauh dari 1,3500 karena PDB Inggris melambat dan Produksi Industri turun
Pound Inggris (GBP) bergerak sideways terhadap Dolar AS (USD), diperdagangkan praktis datar, beberapa poin di bawah level 1,3500 pada awal sesi London hari Kamis. Laporan Produk Domestik Bruto (PDB) Inggris yang cukup positif telah diimbangi oleh angka output pabrik yang suram, sementara Dolar AS terus berfluktuasi dalam kisaran, seiring ekspektasi pengetatan moneter Federal Reserve (The Fed) menyusut.
Data yang dirilis oleh Kantor Statistik Nasional Inggris mengungkapkan bahwa perekonomian negara itu tumbuh stabil 0,4% pada kuartal kedua, sesuai prakiraan, menunjukkan perlambatan moderat dari pertumbuhan 0,6% yang terlihat pada kuartal sebelumnya, sementara PDB bulanan meningkat 0,3% pada bulan Juni, dibandingkan ekspektasi pembacaan tetap 0%. Baca Selanjutnya...
Prakiraan Harga GBP/USD: Diperdagangkan di bawah 1,3500 di tengah USD yang lebih kuat, menjelang PDB Inggris
Pasangan mata uang GBP/USD diperdagangkan dengan bias negatif selama dua hari berturut-turut dan diperdagangkan di bawah level psikologis 1,3500 selama sesi Asia pada hari Kamis di tengah kekuatan moderat Dolar AS (USD). Potensi penurunan, bagaimanapun, tampaknya terbatas karena para pedagang mungkin memilih untuk menunggu rilis data makro Inggris, termasuk laporan PDB Kuartal II, sebelum menempatkan taruhan terarah.
Sementara itu, risiko inflasi yang berasal dari harga minyak yang volatil menopang prospek kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve AS (The Fed). Hal ini, bersama dengan ketidakpastian geopolitik yang terus berlanjut akibat kebuntuan AS-Iran, membantu USD melanjutkan pemantulan dari swing low pasca-IHK pada hari sebelumnya dan ternyata menjadi faktor kunci yang bertindak sebagai penghalang bagi pasangan mata uang GBP/USD. Baca Selanjutnya...
Informasi di halaman ini berisi pernyataan berwawasan ke depan yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual aset ini. Anda harus melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet sama sekali tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, kekeliruan, atau salah saji material. Ini juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Pasar Terbuka melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, serta tekanan emosional. Semua risiko, kerugian, dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian pokok, adalah tanggung jawab Anda. Pandangan dan pendapat yang diungkapkan dalam artikel ini adalah milik penulis dan tidak mencerminkan kebijakan resmi atau posisi FXStreet maupun pengiklannya.