Berita dan Prakiraan Harga Pound Sterling: GBP/USD Stabil saat Pedagang Berhati-hati Menjelang Data Pasar Tenaga Kerja Inggris
| |Terjemahan TerverifikasiLihat Artikel AsliGBP/USD Tetap Stabil di Dekat 1,3450 Menjelang Data Tenaga Kerja Inggris
GBP/USD bertahan setelah mencatatkan kenaikan moderat di sesi sebelumnya, diperdagangkan di sekitar 1,3430 selama perdagangan sesi Asia pada hari Selasa. Pasangan mata uang ini bergerak sedikit saat para trader bersikap hati-hati menjelang data pasar tenaga kerja dari Inggris yang akan dirilis nanti hari ini. Fokus akan beralih ke Indeks Harga Konsumen (IHK) Inggris dan data Penjualan Ritel untuk bulan Desember yang akan dirilis nanti pekan ini.
Tingkat Pengangguran ILO diprakirakan turun menjadi 5% dari 5,1% dalam tiga bulan hingga November, tertinggi sejak awal 2021. Sementara itu, Pendapatan Rata-Rata Termasuk Bonus diprakirakan akan melambat menjadi 4,6% dari 4,7%. Baca selengkapnya...
GBP/USD Memantul dari Level-Level Utama saat Dolar AS Melemah karena Geopolitik
GBP/USD menangkap pemantulan bullish yang sangat dibutuhkan pada hari Senin, didorong lebih tinggi oleh penurunan pasar yang luas dalam Dolar AS (USD) daripada kekuatan tertentu di balik Pound Sterling (GBP). Presiden AS, Donald Trump, telah memberitahu dunia bahwa ia ingin memiliki Greenland, sebuah proposal yang telah mendapat penolakan keras dari Uni Eropa, termasuk Kerajaan Denmark, yang mana Greenland adalah wilayah otonom, dan Greenland itu sendiri.
Donald Trump telah meningkatkan retorika tentang AS "memiliki" Greenland, mengisyaratkan sikap yang lebih agresif yang sebagian ia atribusikan kepada penolakan untuk mendapatkan Hadiah Nobel Perdamaian, meskipun diingatkan oleh perdana menteri Norwegia bahwa hadiah tersebut diberikan oleh komite independen. Ia juga mengancam akan memberlakukan tarif 10% pada ekspor AS ke negara-negara Eropa mulai 1 Februari, meningkat menjadi 25% pada musim panas, kecuali Uni Eropa menyerahkan seluruh negara kepada Amerika Serikat. Para pemimpin Eropa dengan cepat merespons dengan ancaman tarif timbal balik, yang diprakirakan akan semakin menekan industri Amerika yang sudah tertekan. Baca selengkapnya...
GBP/USD Menguat saat Ancaman Tarif Trump terhadap Eropa Membebani Dolar AS
GBP/USD naik pada hari Senin setelah ketegangan antara AS dan Eropa meningkat menyusul unggahan media sosial Presiden AS, Donald Trump, yang mengancam akan memberlakukan bea pada delapan negara Eropa. Pada saat berita ini ditulis, pasangan mata uang ini diperdagangkan di 1,3414, naik 0,28%.
Selama akhir pekan, Trump mengumumkan tarif 10% pada delapan negara, termasuk Denmark, Norwegia, Swedia, Prancis, Jerman, Finlandia, Belanda, dan Inggris. Bea tersebut akan berlaku mulai 1 Februari dan akan meningkat menjadi 25% pada 1 Juni jika mereka gagal mencapai kesepakatan, sehingga AS dapat mencaplok atau membeli Greenland. Baca selengkapnya...
Informasi di halaman ini berisi pernyataan berwawasan ke depan yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual aset ini. Anda harus melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet sama sekali tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, kekeliruan, atau salah saji material. Ini juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Pasar Terbuka melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, serta tekanan emosional. Semua risiko, kerugian, dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian pokok, adalah tanggung jawab Anda. Pandangan dan pendapat yang diungkapkan dalam artikel ini adalah milik penulis dan tidak mencerminkan kebijakan resmi atau posisi FXStreet maupun pengiklannya.