fxs_header_sponsor_anchor

Berita dan Prakiraan Harga Pound Sterling: GBP/USD Naik setelah Ketenagakerjaan Inggris Tumbuh dalam Tiga Bulan Hingga November

GBP/USD Mempertahankan Kenaikan di Dekat 1,3450 Menjelang Data IHK Inggris

GBP/USD tetap berada di wilayah positif selama tiga sesi berturut-turut, diperdagangkan di sekitar 1,3430 selama perdagangan sesi Asia pada hari Rabu. Pasangan mata uang ini naik saat Pound Sterling (GBP) mendapatkan dukungan setelah rilis data ketenagakerjaan Inggris pada hari Selasa untuk tiga bulan hingga November. Ketenagakerjaan meningkat sebesar 82 ribu setelah kontraksi 17 ribu pada periode sebelumnya.

Sementara itu, Pendapatan Rata-Rata tidak termasuk bonus naik 4,5% YoY, sementara gaji termasuk bonus meningkat 4,7%. Namun, Tingkat Pengangguran tetap stabil di 5,1%, dibandingkan dengan ekspektasi turun menjadi 5,0%. Para pedagang menunggu data Indeks Harga Konsumen (IHK), Indeks Harga Produsen (IHP), dan Indeks Harga Ritel Inggris untuk bulan Desember, yang akan dirilis nanti hari ini. Baca selengkapnya...

GBP/USD Stabil di Tengah Pelemahan USD, Inflasi IHK Inggris Menjadi Titik Fokus

Pound Inggris (GBP) diperdagangkan dengan sentimen hati-hati pada hari Selasa saat para investor mencerna data pasar tenaga kerja Inggris yang beragam. Ketika tingkat pengangguran tetap stabil, pertumbuhan upah yang lebih lambat meredam kepercayaan dan menghidupkan kembali ekspektasi bahwa Bank of England dapat bergerak menuju pemangkasan suku bunga nanti tahun ini. Hal ini menahan antusiasme Sterling, terutama terhadap mata uang Eropa lainnya.

Pada saat yang sama, dinamika pasar yang lebih luas membantu membatasi tekanan ke bawah pada Pound. Pembaruan ketegangan geopolitik dan ketidakpastian terkait perdagangan membebani sentimen risiko global, menekan ekuitas AS dan melemahkan dolar AS. Pelemahan USD tersebut memberikan keseimbangan penting, memungkinkan Sterling tetap didukung meskipun ada kekhawatiran terhadap data domestik. Baca selengkapnya...

GBP/USD Naik Menuju 1,3460 saat Perdagangan 'Jual Amerika' Mendapatkan Momentum

GBP/USD mencatatkan kinerja positif pada hari Selasa saat para pelaku pasar terus menjual Dolar AS (USD) dan sebagian besar aset AS, menyusul eskalasi perang dagang Presiden Donald Trump dengan Eropa. Hal ini, bersama dengan sell-off obligasi Jepang, menjaga CBOE Volatility Index (VIX) di tertinggi tahunan, sebuah tanda penghindaran risiko. Pada saat berita ini ditulis, pasangan mata uang ini diperdagangkan di 1,3463, naik 0,30%.

Kekhawatiran investor berada di level tertinggi setelah sebuah tajuk utama Bloomberg menyebutkan "Kejatuhan Mendadak Obligasi Jepang Memicu Gejolak di Lantai Perdagangan." Artikel tersebut menyebutkan bahwa "kekhawatiran terhadap posisi fiskal Jepang, terutama rencana Perdana Menteri Sanae Takaichi untuk memotong pajak dan meningkatkan belanja, meningkatkan keraguan terhadap kesehatan keuangan pemerintah." Baca selengkapnya...




Informasi di halaman ini berisi pernyataan berwawasan ke depan yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual aset ini. Anda harus melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet sama sekali tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, kekeliruan, atau salah saji material. Ini juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Pasar Terbuka melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, serta tekanan emosional. Semua risiko, kerugian, dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian pokok, adalah tanggung jawab Anda. Pandangan dan pendapat yang diungkapkan dalam artikel ini adalah milik penulis dan tidak mencerminkan kebijakan resmi atau posisi FXStreet maupun pengiklannya.


KONTEN TERKAIT

Memuat ...



Hak cipta ©2025 FOREXSTREET S.L., dilindungi undang-undang.