fxs_header_sponsor_anchor

Berita

Batu Bara ICE Newcastle Melanjutkan Pergerakan Sideways di Bawah $130,00

  • Batu Bara ICE Newcastle belum menunjukkan pergerakan signifikan
  • Data tenaga kerja AS kemarin menekan Dolar AS.
  • PMI Jasa RatingDog Tiongkok masih di wilayah ekspansi.

Batu bara ICE Newcastle front month diperdagangkan di $129,25 yang belum bergerak sama sekali pada basis harian di perdagangan sesi Eropa Jumat ini. Batu bara kesulitan melanjutkan rebound dari $125,15 di tengah perbaikan kondisi di Timur Tengah yang menekan harga-harga komoditas tetapi juga pelemahan Dolar AS membantu membatasi komoditas ini dari terjun lebih jauh.

Relative Strength Index (RSI) meniru pergerakan harga dengan datar di 37,77, menginformasikan bahwa momentumnya bearish karena berlokasi di bawah level netral 50. Simple Moving Average (SMA) 200-hari di 122,45 bisa menjadi support dinamis yang menopang tren naik batu bara dalam jangka lebih panjang.

Amerika Serikat dan Iran telah menyelesaikan perundingan tidak langsung pada Rabu lalu. Namun demikian, tidak ada tanda-tanda mereka membuat kemajuan signifikan menuju perdamaian yang bertahan lama, seperti dilaporkan Reuters.

Sementara itu, Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, mengatakan, "Saya pikir mereka telah menerima hampir semua yang kami minta", menyusul perundingan yang disebutkan di atas.

Indeks Manajer Pembelian (Purchasing Managers Index/PMI) Jasa Tiongkok RatingDog bulan Juni turun ke 54,1 dari 54,4 di bulan Mei. Meskipun turun dari bulan sebelumnya, angka di atas menandai kenaikan aktivitas jasa ketiga tercepat dalam tiga tahun.

Perkembangan apa pun di Tiongkok penting untuk prospek batu bara mengingat negara ini merupakan salah satu negara pengimpor batu bara terbesar di dunia. Sebelumnya pekan ini, PMI Manufaktur RatingDog Tiongkok untuk bulan yang sama sebesar 51,7 dari 51,8 sebelumnya. Meskipun turun, angka-angka di atas masih ekspansi karena berada di atas 50, level yang memisahkan ekspansi dan kontraksi.

Harga batu bara tampak tertahan oleh pelemahan Dolar AS ke 100,76 yang turun 0,11% pada basis harian, diukur dengan Indeks USD, menyusul laporan Nonfarm Payrolls (NFP) AS bulan Juni yang menunjukkan penambahan 57 ribu yang lebih rendah dari prakiraan 110 ribu dan bulan sebelumnya 129 ribu, meskipun Tingkat Pengangguran turun ke 4,2%.

Hasil data meredam ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed tahun ini. Menurut CME FedWatch Tool, peluang kenaikan suku bunga di September turun menjadi 52% dari 66% pasca rilis data tenaga kerja yang disebutkan di atas. Ke depan, tidak ada data atau peristiwa dari AS yang dapat memengaruhi sentimen pasar secara keseluruhan mengingat libur Hari Kemerdekaan pada Jumat ini.

Terkait energi di dalam negeri, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia (RI) merilis Harga Batu Bara Acuan (HBA) untuk periode pertama Juli 2026 dalam Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 274.K/MB.01/MEM.B/2026. Semua harganya naik dibandingkan dengan sebelumnya dengan perincian sebagai berikut:

  • Batubara (6.322 GAR) $126,58 naik dari $123,91
  • Batubara I (5.300 GAR) $90,94 naik dari $88,40
  • Batubara II (4.100 GAR) $62,59 naik dari $60,19
  • Batubara III (3.400 GAR) $41,91 naik dari $41,19

Grafik Harian Batu Bara ICE Newcastle

Grafik harian Batu Bara ICE Newcastle

Pertanyaan Umum Seputar Sentimen Risiko

Dalam dunia jargon keuangan, dua istilah yang umum digunakan, yaitu "risk-on" dan "risk off" merujuk pada tingkat risiko yang bersedia ditanggung investor selama periode yang dirujuk. Dalam pasar "risk-on", para investor optimis tentang masa depan dan lebih bersedia membeli aset-aset berisiko. Dalam pasar "risk-off", para investor mulai "bermain aman" karena mereka khawatir terhadap masa depan, dan karena itu membeli aset-aset yang kurang berisiko yang lebih pasti menghasilkan keuntungan, meskipun relatif kecil.

Biasanya, selama periode "risk-on", pasar saham akan naik, sebagian besar komoditas – kecuali Emas – juga akan naik nilainya, karena mereka diuntungkan oleh prospek pertumbuhan yang positif. Mata uang negara-negara yang merupakan pengekspor komoditas besar menguat karena meningkatnya permintaan, dan Mata Uang Kripto naik. Di pasar "risk-off", Obligasi naik – terutama Obligasi pemerintah utama – Emas bersinar, dan mata uang safe haven seperti Yen Jepang, Franc Swiss, dan Dolar AS semuanya diuntungkan.

Dolar Australia (AUD), Dolar Kanada (CAD), Dolar Selandia Baru (NZD) dan sejumlah mata uang asing minor seperti Rubel (RUB) dan Rand Afrika Selatan (ZAR), semuanya cenderung naik di pasar yang "berisiko". Hal ini karena ekonomi mata uang ini sangat bergantung pada ekspor komoditas untuk pertumbuhan, dan komoditas cenderung naik harganya selama periode berisiko. Hal ini karena para investor memprakirakan permintaan bahan baku yang lebih besar di masa mendatang karena meningkatnya aktivitas ekonomi.

Sejumlah mata uang utama yang cenderung naik selama periode "risk-off" adalah Dolar AS (USD), Yen Jepang (JPY) dan Franc Swiss (CHF). Dolar AS, karena merupakan mata uang cadangan dunia, dan karena pada masa krisis para investor membeli utang pemerintah AS, yang dianggap aman karena ekonomi terbesar di dunia tersebut tidak mungkin gagal bayar. Yen, karena meningkatnya permintaan obligasi pemerintah Jepang, karena sebagian besar dipegang oleh para investor domestik yang tidak mungkin menjualnya – bahkan saat dalam krisis. Franc Swiss, karena undang-undang perbankan Swiss yang ketat menawarkan perlindungan modal yang lebih baik bagi para investor.

Informasi di halaman ini berisi pernyataan berwawasan ke depan yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual aset ini. Anda harus melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet sama sekali tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, kekeliruan, atau salah saji material. Ini juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Pasar Terbuka melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, serta tekanan emosional. Semua risiko, kerugian, dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian pokok, adalah tanggung jawab Anda. Pandangan dan pendapat yang diungkapkan dalam artikel ini adalah milik penulis dan tidak mencerminkan kebijakan resmi atau posisi FXStreet maupun pengiklannya.


KONTEN TERKAIT

Memuat ...



Hak cipta ©2026 FOREXSTREET S.L., dilindungi undang-undang.