Bank Sentral Eropa: Jalur Kenaikan Suku Bunga Bertahap, Penurunan Tahun Depan – Commerzbank
| |Terjemahan TerverifikasiLihat Artikel AsliRainer Guntermann dari Commerzbank mengatakan kenaikan suku bunga ECB sebesar 25bp pada hari Kamis hampir pasti dan sudah sepenuhnya diperhitungkan, menandai kenaikan pertama sejak September 2023. Ia memprakirakan tidak akan ada langkah beruntun pada bulan Juli, menganggap itu terlalu dini, tetapi mengharapkan kenaikan lain pada bulan September. Harga minyak yang lebih rendah kemudian seharusnya meredakan inflasi, mencegah kebijakan yang ketat, dan membuka ruang untuk pemangkasan suku bunga pada tahun 2027.
Kenaikan Sekarang, Pengetatan Terbatas ke Depan
"Fokus hanya pada langkah setelah berikutnya bisa berbahaya, karena kehilangan fokus pada rintangan langsung dapat menyebabkan tersandung yang tidak diinginkan. Beberapa negara mungkin belajar pelajaran ini dengan cara yang sulit di Piala Dunia FIFA, yang dimulai pada hari Kamis, jika mereka mulai memikirkan kemungkinan skenario di babak gugur sebelum babak grup bahkan dimulai."
"Prinsipnya, nasihat ini juga relevan untuk mengantisipasi keputusan bank sentral. Namun, ambang untuk kenaikan suku bunga ECB sebesar 25bp pada hari Kamis sangat rendah sehingga hampir tidak ada risiko tersandung. Semua orang mengharapkan ECB bertindak, dan kenaikan suku bunga 25bp juga sudah sepenuhnya diperhitungkan. Ini menandai awal fase baru karena ini adalah kenaikan suku bunga pertama sejak September 2023."
"Fokusnya adalah seberapa jauh ECB membuka pintu untuk tindakan lebih lanjut dan apakah kenaikan suku bunga beruntun akan mengikuti pada bulan Juli. Pandangan kami tetap bahwa kenaikan suku bunga pada bulan Juli akan terlalu dini, tetapi kami memprakirakan kenaikan lain pada bulan September."
"Setelah itu, harga minyak yang lebih rendah kemungkinan akan mengurangi tekanan harga, sehingga tidak hanya mencegah ECB mengetatkan kebijakan ke wilayah yang restriktif tetapi bahkan membuka jalan untuk pemangkasan suku bunga tahun depan."
"Sementara ECB menaikkan suku bunga sebesar 4,5 %-poin selama siklus kenaikan suku bunga terakhir, latar belakang kali ini berbeda, dengan ekspektasi inflasi jangka panjang yang masih terikat dekat target di tengah prospek pertumbuhan yang lesu dan keuangan publik yang tegang."
(Artikel ini dibuat dengan bantuan alat Kecerdasan Buatan dan ditinjau oleh editor.)
Informasi di halaman ini berisi pernyataan berwawasan ke depan yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual aset ini. Anda harus melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet sama sekali tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, kekeliruan, atau salah saji material. Ini juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Pasar Terbuka melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, serta tekanan emosional. Semua risiko, kerugian, dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian pokok, adalah tanggung jawab Anda. Pandangan dan pendapat yang diungkapkan dalam artikel ini adalah milik penulis dan tidak mencerminkan kebijakan resmi atau posisi FXStreet maupun pengiklannya.