Bank Sentral Eropa: Dua Kenaikan Lagi Masih Menjadi Skenario Dasar – Nordea
| |Terjemahan TerverifikasiLihat Artikel AsliAnalis Nordea Jan von Gerich dan Tuuli Koivu mencatat bahwa Bank Sentral Eropa (European Central Bank/ECB) memberikan kenaikan suku bunga 25 bp dan memberi sinyal bias ke arah pengetatan lebih lanjut karena proyeksinya menunjukkan inflasi Zona Euro berada di atas target hingga 2028. Mereka memprakirakan tambahan kenaikan 25 bp pada bulan Desember dan Maret 2027, sambil mengakui risiko kenaikan dari ketegangan di Timur Tengah dan harga energi serta risiko penurunan terhadap pertumbuhan.
Nordea Memprakirakan ECB akan Melakukan Pengetatan Lebih Lanjut di Masa Mendatang
"ECB menaikkan suku bunga sebesar 25 bp, sesuai dengan ekspektasi. Meskipun paragraf terkait kebijakan dalam rilis pers dibiarkan tidak berubah, yang menekankan pendekatan ECB yang bergantung pada data, dari pertemuan ke pertemuan, dan tidak adanya komitmen sebelumnya terhadap jalur suku bunga tertentu, proyeksi dasar yang menunjukkan inflasi di atas target sepanjang 2026, 2027, dan 2028 dengan jelas menandakan bias ke arah kenaikan suku bunga lebih lanjut."
"Kami memprakirakan akan melihat kenaikan suku bunga 25bp pada pertemuan bulan Desember dan pada Maret 2027, tetapi ada risiko ke dua arah terhadap pandangan ini, mengingat ketidakpastian yang ditimbulkan khususnya oleh meningkatnya risiko geopolitik."
"Kami mempertahankan proyeksi dasar kami berupa dua kenaikan suku bunga 25 bp lagi pada interval kuartalan, dengan yang berikutnya pada bulan Desember dan yang kedua pada Maret 2027."
"Namun, mengingat sejauh ini hanya ada tanda-tanda terbatas dari tekanan inflasi yang lebih luas dan momentum inflasi yang melemah, kami masih berpikir ECB punya waktu untuk memantau bagaimana situasinya berkembang sebelum menaikkan suku bunga lagi."
"Penetapan harga di pasar keuangan baru-baru ini bergeser ke arah kenaikan suku bunga yang lebih cepat dan lebih banyak, dan pergerakan itu berlanjut hari ini."
"Karena kami masih berpikir pertemuan bulan Desember adalah waktu yang lebih mungkin untuk kenaikan berikutnya, kami melihat masih ada ruang bagi ekspektasi ini untuk terkoreksi lebih rendah, meskipun banyak hal tentu bergantung pada perkembangan harga energi."
(Artikel ini dibuat dengan bantuan alat Kecerdasan Buatan dan ditinjau oleh editor. Pelajari lebih lanjut.)
Informasi di halaman ini berisi pernyataan berwawasan ke depan yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual aset ini. Anda harus melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet sama sekali tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, kekeliruan, atau salah saji material. Ini juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Pasar Terbuka melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, serta tekanan emosional. Semua risiko, kerugian, dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian pokok, adalah tanggung jawab Anda. Pandangan dan pendapat yang diungkapkan dalam artikel ini adalah milik penulis dan tidak mencerminkan kebijakan resmi atau posisi FXStreet maupun pengiklannya.