ANTM Mencatatkan Tertinggi Baru 2026 di 3.980 di Tengah Rekor Tertinggi Emas Antam
|- ANTM kesulitan untuk menindaklujti tertinggi baru 2026, bergerak di bawah level pembukaan hari.
- Emas 1 gram Antam meraih rekor tertinggi menyusul harga Emas dunia yang meraih tertinggi baru sepanjang masa di area $4.600 per troy ons.
- Total biaya eksplorasi per Desember 2025 mencapai Rp245,76 miliar.
ANTM diperdagangkan di 3.780 yang lebih tinggi 4,13% dibandingkan penutupan Jumat lalu pada saat berita ini ditulis. Saham PT Aneka Tambang Tbk. dibuka dengan gap atas di 3.840 dan merayap naik untuk meraih tertinggi baru 2026 di 3.980 dalam satu jam pertama perdagangan untuk kemudian memangkas kenaikan tersebut setelahnya.
Lonjakan ANTM di sesi pertama terjadi di tengah harga Emas 1 gram Antam yang mencapai rekor tertinggi sepanjang masa di Rp2.631.000. Rekor tersebut menyusul harga Emas dunia (XAU/USD) yang naik untuk meraih tertinggi baru sepanjang masa di area $4.600 per troy ons di perdagangan sesi Asia hari ini.
Permintaan aset-aset safe haven seperti Emas meningkat di tengah meningkatnya risiko geopolitik, seperti penangkapan Presiden Venezuela oleh AS sebelumnya bulan ini, masih berlangsungnya perang Rusia-Ukraina, cek-cok Jepang-Tiongkok, dan pembicaraan soal Amerika Serikat yang ingin mengabil alih Greenland. Yang terbaru, Presiden AS, Donald Trump, mengancam melakukan tindakan militer pada Iran jika pemerintah Iran menggunakan kekuatan untuk menyerang pengunjuk rasa.
Dari sisi perseroan, PT Aneka Tambang Tbk. melalui keterbukaan informasi mengungkaplan laporan eksplorasi pada Jumat lalu. Per Desember 2025, perseroan menginformasikan total biaya eksplorasi premilinary unaudited ANTAM mencapai Rp245,76 miliar yang berfokus pada emas, nikel, dan bauksit.
Perinciannya adalah kegiatan eksplorasi emas dilakukan di Pongkor, Jawa Barat. Eksplorasi nikel di antaranya di Konawe Utara dan Pomalaa, Sulawesi Tenggara. Eksplorasi bauksit dilaksanakan di daerah Tayan, Landak dan Mempawah - Toho, Kalimantam Barat.
Grafik Harian ANTM
Secara teknis tren jangka lebih panjang ANTM adalah bullish karena bergerak di atas Simple Moving Average (SMA) 200-hari, saat ini di 2.896. Saham ini menunjukkan pergerakan naik yang berkelanjutan di atas average tersebut pada awal April 2025. Relative Strength Index (RSI) 14 hari di 66,97 menunjukkan bahwa momentumnya masih bullish setelah indikator ini menetralkan zona jenuh beli yang tercapai pada 7 Januari 2026.
Dalam kasus ANTM melanjutkan penurunan ke depan, support pertama muncul di 3.630 (penutupan 9 Januari 2026) yang jika dicapai, maka akan menutup gap pembukaan hari ini. Di bawahnya ada support lain di 3.420 (tertinggi 29 Desember 2025), dan 2.860 (area yang membatasi sisi bawah sejak akhir Juni 2025). Sementara di sisi atas, level-level angka bulat 4.000, 4.250, dan 4.500 bisa berfungsi sebagai resistance.
Pertanyaan Umum Seputar Emas
Emas telah memainkan peran penting dalam sejarah manusia karena telah banyak digunakan sebagai penyimpan nilai dan alat tukar. Saat ini, selain kilaunya dan kegunaannya sebagai perhiasan, logam mulia tersebut secara luas dipandang sebagai aset safe haven, yang berarti bahwa emas dianggap sebagai investasi yang baik selama masa-masa sulit. Emas juga secara luas dipandang sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan terhadap mata uang yang terdepresiasi karena tidak bergantung pada penerbit atau pemerintah tertentu.
Bank-bank sentral merupakan pemegang Emas terbesar. Dalam upaya mereka untuk mendukung mata uang mereka di masa sulit, bank sentral cenderung mendiversifikasi cadangan mereka dan membeli Emas untuk meningkatkan kekuatan ekonomi dan mata uang yang dirasakan. Cadangan Emas yang tinggi dapat menjadi sumber kepercayaan bagi solvabilitas suatu negara. Bank sentral menambahkan 1.136 ton Emas senilai sekitar $70 miliar ke cadangan mereka pada tahun 2022, menurut data dari World Gold Council. Ini merupakan pembelian tahunan tertinggi sejak pencatatan dimulai. Bank sentral dari negara-negara berkembang seperti Tiongkok, India, dan Turki dengan cepat meningkatkan cadangan Emasnya.
Emas memiliki korelasi terbalik dengan Dolar AS dan Obligasi Pemerintah AS, yang keduanya merupakan aset cadangan utama dan aset safe haven. Ketika Dolar terdepresiasi, Emas cenderung naik, yang memungkinkan para investor dan bank sentral untuk mendiversifikasi aset-aset mereka di masa sulit. Emas juga berkorelasi terbalik dengan aset-aset berisiko. Rally di pasar saham cenderung melemahkan harga Emas, sementara aksi jual di pasar yang lebih berisiko cenderung menguntungkan logam mulia ini.
Harga dapat bergerak karena berbagai faktor. Ketidakstabilan geopolitik atau ketakutan akan resesi yang parah dapat dengan cepat membuat harga Emas meningkat karena statusnya sebagai aset safe haven. Sebagai aset tanpa imbal hasil, Emas cenderung naik dengan suku bunga yang lebih rendah, sementara biaya uang yang lebih tinggi biasanya membebani logam kuning tersebut. Namun, sebagian besar pergerakan bergantung pada perilaku Dolar AS (USD) karena aset tersebut dihargakan dalam dolar (XAU/USD). Dolar yang kuat cenderung menjaga harga Emas tetap terkendali, sedangkan Dolar yang lebih lemah cenderung mendorong harga Emas naik.
Informasi di halaman ini berisi pernyataan berwawasan ke depan yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual aset ini. Anda harus melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet sama sekali tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, kekeliruan, atau salah saji material. Ini juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Pasar Terbuka melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, serta tekanan emosional. Semua risiko, kerugian, dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian pokok, adalah tanggung jawab Anda. Pandangan dan pendapat yang diungkapkan dalam artikel ini adalah milik penulis dan tidak mencerminkan kebijakan resmi atau posisi FXStreet maupun pengiklannya.