Aluminium: Premi Midwest akan tetap Tinggi – ING
| |Terjemahan TerverifikasiLihat Artikel AsliAhli strategi Komoditas ING Ewa Manthey menganalisis kebijakan aluminium AS dan struktur pasar, menyoroti bahwa tarif Section 232 yang telah diamendemen oleh Washington bertujuan untuk mendorong peleburan domestik tetapi tidak akan segera menyelesaikan kekurangan pasokan. Dengan output aluminium primer AS yang terus menurun dalam jangka panjang dan kapasitas baru yang masih bertahun-tahun lagi, AS tetap bergantung pada impor, sehingga premi Midwest tetap didukung dengan baik.
Tarif AS dan Ketergantungan pada impor
"Pemerintahan Trump mengamendemen tarif aluminium Section 232 untuk mendorong investasi dalam peleburan domestik. Perusahaan yang membangun, memperluas, atau merenovasi kapasitas peleburan AS dapat mengajukan impor volume yang memenuhi syarat dengan tarif 25% alih-alih tarif standar 50%, asalkan mereka memenuhi tonggak investasi yang disetujui. Pergeseran ini mencerminkan terbatasnya keberhasilan tarif saja dalam menghidupkan kembali produksi aluminium primer AS."
"Output aluminium primer AS telah terus terkikis meskipun bertahun-tahun mendapat perlindungan tarif. Negara ini kini hanya memiliki empat smelter yang beroperasi, dibandingkan lebih dari 20 pada awal abad ini, sehingga AS sangat bergantung pada logam impor. Kanada tetap menjadi pemasok dominan, sementara produsen di Timur Tengah semakin penting dalam memenuhi permintaan AS."
"Membangun kembali kapasitas peleburan AS tidak akan terjadi dengan cepat. Pada intinya, produksi aluminium primer bergantung pada listrik yang melimpah dan berharga kompetitif, bukan perlindungan tarif. Pungutan mungkin membantu perhitungan di atas kertas, tetapi smelter baru tetap membutuhkan modal miliaran dolar, kontrak listrik jangka panjang, persetujuan lingkungan, dan bertahun-tahun pembangunan sebelum logam baru masuk ke pasar."
"Kami memprakirakan premi Midwest AS akan tetap didukung dengan baik. Meskipun program baru ini dapat memperbaiki prospek jangka panjang bagi produksi domestik, kecil kemungkinan program ini secara material mengurangi ketergantungan pada impor atau biaya pengadaan selama beberapa tahun ke depan."
"Akibatnya, ketergantungan pada impor dan biaya pengiriman AS yang tinggi kemungkinan akan bertahan. Pada akhirnya, program ini sebaiknya dipandang sebagai kebijakan industri jangka panjang, bukan solusi jangka pendek atas kekurangan pasokan negara tersebut. Jika berhasil, program ini dapat mendukung pemulihan bertahap produksi aluminium primer AS."
(Artikel ini dibuat dengan bantuan alat Kecerdasan Buatan dan ditinjau oleh editor. Pelajari lebih lanjut.)
Informasi di halaman ini berisi pernyataan berwawasan ke depan yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual aset ini. Anda harus melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet sama sekali tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, kekeliruan, atau salah saji material. Ini juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Pasar Terbuka melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, serta tekanan emosional. Semua risiko, kerugian, dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian pokok, adalah tanggung jawab Anda. Pandangan dan pendapat yang diungkapkan dalam artikel ini adalah milik penulis dan tidak mencerminkan kebijakan resmi atau posisi FXStreet maupun pengiklannya.