fxs_header_sponsor_anchor

Berita

163,00: Mengapa Yen Jepang Tetap di Rekor Terendah meski BoJ Berpeluang Naikkan Suku Bunga?

Yen Jepang (JPY) terus diperdagangkan di level terendah historis, dengan USD/JPY menembus lebih jauh tertinggi tahun berjalan di atas level 163,00, karena lonjakan baru harga Minyak dan Gas Alam global telah memberikan pukulan berat bagi ekonomi Jepang yang mengimpor energi bersih. 

Meski para pengambil kebijakan Jepang menghadapi latar belakang yang semakin sulit seiring naiknya imbal hasil global, spekulasi meningkat bahwa Bank of Japan (BoJ) dapat melakukan kenaikan suku bunga lebih awal untuk menahan pelemahan mata uang. Para ahli strategi institusional tetap terbelah mengenai apakah satu kali kenaikan suku bunga dapat membalikkan penurunan Yen atau apakah pergeseran yang lebih luas dalam kebijakan Federal Reserve akan diperlukan untuk mendorong pembalikan yang bertahan lama.

Grafik harian USD/JPY. Sumber: FXStreet.

Guncangan Energi dan Kenaikan Imbal Hasil Menciptakan Latar Belakang yang Menantang bagi Jepang

Menurut MUFG, kenaikan harga minyak mentah dan gas alam terus memberikan tekanan turun yang berat pada mata uang berimbal hasil rendah seperti Yen. Intervensi verbal dari Menteri Keuangan Satsuki Katayama sejauh ini hanya berdampak minim seiring pasar yang terus mengukur kemungkinan terjadinya intervensi mata uang secara langsung.

Meski laporan menunjukkan bahwa pejabat BoJ terbuka untuk menaikkan suku bunga lebih cepat daripada konsensus, MUFG memperingatkan bahwa kenaikan suku bunga domestik mungkin tidak cukup jika berdiri sendiri.

Laporan Bloomberg mendukung proyeksi kami bahwa BoJ akan menaikkan suku bunga paling cepat pada September mendatang. Meskipun kenaikan imbal hasil di Jepang akan memberikan penopang lebih lanjut bagi Yen, kami belum yakin bahwa kenaikan suku bunga BoJ semata akan mampu membalikkan tren pelemahan tersebut.

Fundamental dan Langkah The Fed yang Diprakirakan Mengarah pada Pemulihan Yen

Mengambil perspektif jangka panjang, Commerzbank mengakui bahwa tekanan jangka pendek telah memperpanjang masa pelemahan Yen. Kondisi ini mendorong revisi naik tipispada proyeksi lintasan USD/JPY jangka pendek bank tersebut.

Namun, Commerzbank tetap yakin dalam penilaiannya bahwa fundamental ekonomi pada akhirnya akan menang dan mendorong pemulihan Yen. Bank tersebut memprakirakan bahwa penurunan suku bunga Federal Reserve tahun depan akan menghapus salah satu sumber utama kekuatan Dolar AS, memicu rally yang jelas bagi Yen.

Karena itu, kami menyesuaikan prakiraan kami sedikit lebih tinggi (yen lebih lemah), tetapi kami masih memprakirakan yen akan terapresiasi pada akhir tahun depan (...) Tahun depan, para ekonom kami juga terus mengantisipasi penurunan suku bunga oleh The Fed. Perkembangan seperti itu tentu akan membebani Dolar AS dalam beberapa bulan mendatang.

Bank-bank Memproyeksikan Kerentanan Jangka Pendek yang Diikuti oleh Lintasan Jangka Panjang yang Lebih Menguntungkan

Lembaga-lembaga perbankan memproyeksikan kondisi kerentanan jangka pendek bagi Yen Jepang, yang kemudian diikuti potensi pemulihan di masa mendatang. MUFG memperingatkan bahwa selama harga energi global tetap tinggi dan imbal hasil di luar Jepang bertahan di level atas, USD/JPY akan tetap tertahan di dekat rekor tertinggi tahun berjalan. Dalam kondisi ini, potensi kenaikan suku bunga BoJ pada September lebih berfungsi sebagai faktor penopang alih-alih pembalik tren secara total. Sementara itu, Commerzbank mempertahankan prospek konstruktif untuk beberapa kuartal ke depan, memprediksi bahwa pemulihan sentimen serta pelonggaran moneter AS pada akhirnya akan mendorong USD/JPY turun menuju level 145,00 dalam jangka menengah.

(Artikel ini dibuat dengan bantuan alat Kecerdasan Buatan dan ditinjau oleh editor. Ketahui lebih lanjut.)

Informasi di halaman ini berisi pernyataan berwawasan ke depan yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual aset ini. Anda harus melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet sama sekali tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, kekeliruan, atau salah saji material. Ini juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Pasar Terbuka melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, serta tekanan emosional. Semua risiko, kerugian, dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian pokok, adalah tanggung jawab Anda. Pandangan dan pendapat yang diungkapkan dalam artikel ini adalah milik penulis dan tidak mencerminkan kebijakan resmi atau posisi FXStreet maupun pengiklannya.


KONTEN TERKAIT

Memuat ...



Hak cipta ©2026 FOREXSTREET S.L., dilindungi undang-undang.