fxs_header_sponsor_anchor

Robinhood Chain Mencapai Rekor Pendapatan Biaya Harian, Mendorong Arbitrum

  • Robinhood Chain menghasilkan rekor US$3,75 juta yang diperoleh dari biaya harian pada hari Selasa, menjadikannya jaringan penghasil biaya tertinggi ketiga pada hari itu.
  • Tonggak ini merupakan pendapatan biaya harian tertinggi jaringan sejak peluncuran mainnet publiknya pada 1 Juli.
  • Robinhood Chain juga mengalokasikan 10% dari pendapatan biaya ke ekosistem Arbitrum yang lebih luas.

Robinhood Chain menghasilkan rekor US$3,75 juta dari biaya harian pada hari Selasa, menjadikannya yang tertinggi ketiga pada hari itu di belakang Uniswap (UNI) dan Pons, menurut data dari DeFiLlama.

Angka tersebut menandai hari keempat berturut-turut dengan rekor pendapatan biaya harian bagi jaringan tersebut dan total satu hari tertinggi sejak meluncurkan mainnet-nya pada 1 Juli.

Robinhood Chain Menghasilkan Pendapatan untuk Arbitrum

Jaringan ini juga menghasilkan pendapatan untuk Arbitrum. Di bawah Arbitrum Expansion Program, Robinhood Chain mengalokasikan 10% dari biayanya ke ekosistem Arbitrum. Dari alokasi tersebut, 8% masuk ke kas Arbitrum DAO, sementara 2% sisanya masuk ke dana pengembang.

Berdasarkan US$3,75 juta yang dihasilkan pada hari Selasa, pengaturan tersebut memberikan sekitar US$370.000 dalam pendapatan kepada ekosistem Arbitrum.

Sebagai perbandingan, jaringan Arbitrum menghasilkan sekitar US$7.000 dalam biaya harian selama periode yang sama, dengan total biaya mencapai US$377.000.

Volume decentralized exchange (DEX) Robinhood Chain juga naik ke puncak sekitar US$1,6 miliar pada hari Selasa, sebelum turun ke US$1,3 miliar pada hari Rabu.

Blockchain ini diluncurkan pada 1 Juli menggunakan Arbitrum stack, dengan penyelesaian transaksi dilakukan ke Ethereum (ETH). Blockchain ini juga menggunakan ETH sebagai token gas-nya.

Chain ini dirancang untuk mendukung aplikasi keuangan, termasuk saham yang ditokenisasi dan aset dunia nyata (real-world assets/RWA) lainnya. Kapitalisasi pasar RWA saat ini berada di US$184 juta, menurut data DefiLlama. Volume stablecoin di jaringan ini juga terus berada pada lintasan ke atas, naik sekitar 11% dalam sepekan terakhir dan berada di US$832 juta pada saat publikasi.

Sebelum meluncurkan jaringan khususnya, Robinhood (HOOD) memperkenalkan versi tokenisasi saham AS dan ETF, yang dikenal sebagai Stock Tokens, di Arbitrum One untuk pelanggan Eropa yang memenuhi syarat pada Juni 2025.

Setelah meluncurkan mainnet Robinhood Chain, perusahaan memindahkan Stock Tokens dan produk-produk keuangan on-chain lainnya ke jaringan khusus tersebut.

Ekosistem ini juga mendukung aplikasi decentralized finance (DeFi), termasuk protokol perdagangan dan pinjam meminjam.

Rekor biaya terbaru Robinhood Chain mencerminkan peningkatan aktivitas on-chain, meskipun biaya harian saja tidak selalu menunjukkan adopsi jangka panjang atau permintaan yang berkelanjutan.

Informasi di halaman ini berisi pernyataan berwawasan ke depan yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual aset ini. Anda harus melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet sama sekali tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, kekeliruan, atau salah saji material. Ini juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Pasar Terbuka melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, serta tekanan emosional. Semua risiko, kerugian, dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian pokok, adalah tanggung jawab Anda. Pandangan dan pendapat yang diungkapkan dalam artikel ini adalah milik penulis dan tidak mencerminkan kebijakan resmi atau posisi FXStreet maupun pengiklannya.


KONTEN TERKAIT

Memuat ...



Hak cipta ©2026 FOREXSTREET S.L., dilindungi undang-undang.