fxs_header_sponsor_anchor

Bitcoin Hadapi Risiko Sell-Off AI saat K33 Soroti IPO Anthropic

  • Bitcoin menghadapi tekanan saat korelasi saham AI dan keputusan FOMC yang akan datang dapat semakin melemahkan harganya.
  • Rencana Anthropic untuk menghimpun US$100 Miliar dalam IPO-nya dapat memicu kekhawatiran para investor menjual Bitcoin untuk mendanai kepemilikan mereka.
  • K33 memperingatkan volatilitas Bitcoin yang secara historis rendah meningkatkan risiko pergerakan tajam saat leverage menumpuk menjelang katalis-katalis pasar utama.

Korelasi Bitcoin (BTC) terhadap aksi jual di pasar ekuitas meningkat saat kekhawatiran inflasi dan leverage pada saham-saham teknologi mengancam memperbesar penurunan di seluruh aset-aset berisiko, menurut Wintermute.

Pelemahan Saham AI Membuat Bitcoin Berisiko Mengalami Aksi Jual yang Lebih Dalam

Dalam laporan pasar hari Selasa, perusahaan perdagangan tersebut memperingatkan bahwa meningkatnya korelasi dengan saham-saham kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dapat membuat Bitcoin lebih rentan terhadap penurunan pasar yang lebih luas.

Perusahaan itu berpendapat bahwa kondisi pasar ekuitas kini memainkan peran penting dalam menentukan arah Bitcoin, karena kekayaan rumah tangga, leverage, dan arus investasi institusional semakin terhubung dengan saham-saham teknologi.

"BTC naik bersama rebound AI pada hari Rabu dan turun bersama aksi jual chip pada hari Kamis, jadi jelas bahwa BTC mengikuti pergerakan makro yang lebih luas dengan erat," tulis Wintermute.

Perusahaan market-making itu juga menambahkan bahwa kenaikan Bitcoin semakin bergantung pada investasi ritel, efek kekayaan dari ekuitas, dan arus ETF, sehingga mata uang kripto tersebut terekspos pada perubahan sentimen pasar yang lebih luas.

Keputusan FOMC dan Data Inflasi Menjadi Sorotan

Laporan tersebut mengidentifikasi keputusan Komite Pasar Terbuka Federal (Federal Open Market Committee/FOMC) pada hari Rabu dan laporan inflasi belanja konsumsi pribadi (personal consumption expenditures/PCE) pada hari Kamis sebagai katalis langsung bagi Bitcoin dan aset-aset berisiko yang lebih luas.

Menurut CME FedWatch tool, pasar memperhitungkan peluang 92,8% bahwa The Fed akan mempertahankan suku bunga tidak berubah, tetapi kekhawatiran utamanya adalah apakah para pengambil kebijakan memberi sinyal kemungkinan kenaikan suku bunga pada bulan Desember saat harga minyak di atas US$100 meningkatkan risiko inflasi, catat Wintermute.

Pernyataan yang memperkuat ekspektasi kenaikan suku bunga pada bulan Desember dapat mendorong imbal hasil lebih tinggi dan memberi tekanan baru pada support Bitcoin di US$80.000. Sebaliknya, membiarkan keputusan Desember tetap terbuka dapat memungkinkan harga pulih menuju US$82.500.

Wintermute memperingatkan bahwa penahanan suku bunga bernuansa dovish yang diikuti oleh inflasi PCE yang lebih panas dari prakiraan dapat memicu aksi jual yang dipimpin oleh saham-saham AI dan memperpanjang pelemahan di seluruh pasar kripto.

Perusahaan itu mengatakan pihaknya mempertahankan prospek yang hati-hati sambil menunggu konfirmasi bahwa keputusan FOMC berjalan tanpa kejutan besar dan Bitcoin merebut kembali US$82.500.

IPO Anthropic dan Pemilu Sela AS Menambah Ketidakpastian Bitcoin

Selain keputusan suku bunga The Fed, para analis di K33 mengidentifikasi pemilu sela AS pada 3 November dan penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) yang direncanakan Anthropic sebagai sumber ketidakpastian tambahan bagi Bitcoin. Dalam laporan hari Selasa, Kepala Riset K33, Vetle Lunde, mengatakan pemilu tersebut dapat memengaruhi prospek regulasi kripto, sementara ketidakpastian seputar hasilnya dapat membebani sentimen pasar.

"Salah satu dari kedua hasil tersebut seharusnya berdampak pada arah BTC, tetapi ketidakpastian itu sendiri mungkin sudah cukup untuk melemahkan kinerja BTC," tulis Lunde.

K33 juga memperingatkan bahwa IPO Anthropic yang diprakirakan senilai US$100 miliar dapat mendorong para investor menjual Bitcoin untuk mengumpulkan modal untuk penawaran tersebut. Perusahaan itu menunjuk IPO SpaceX, yang mengumpulkan $75 miliar, sebagai kemungkinan preseden. Dalam 23 hari antara pernyataan pendaftaran SpaceX dan IPO-nya, Bitcoin turun dari US$77.000 ke US$63.000, sementara ETP Bitcoin mencatat arus keluar yang substansial.

Terlepas dari itu, K33 memperingatkan bahwa aktivitas perdagangan yang luar biasa rendah dapat menjadi awal bagi lonjakan volatilitas yang tajam. Volatilitas harga Bitcoin selama 30 hari telah turun ke persentil kedua pembacaan yang tercatat selama dekade 2020-an. Volatilitas dalam open interest kontrak berjangka perpetual berada di 1,3%, termasuk salah satu pembacaan terendah sejak Juni 2021.

Volatilitas 30 hari dalam open interest perp notional vs BTCUSD. Sumber: K33

Perusahaan itu berpendapat bahwa ketenangan yang berkepanjangan memungkinkan leverage terbentuk secara bertahap sebelum pergerakan harga memaksa para pedagang menutup posisi, yang berpotensi mempercepat pergerakan pasar.

BTC diperdagangkan di US$80.670, naik 1% dalam 24 jam terakhir pada saat berita ini ditulis.

Informasi di halaman ini berisi pernyataan berwawasan ke depan yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual aset ini. Anda harus melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet sama sekali tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, kekeliruan, atau salah saji material. Ini juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Pasar Terbuka melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, serta tekanan emosional. Semua risiko, kerugian, dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian pokok, adalah tanggung jawab Anda. Pandangan dan pendapat yang diungkapkan dalam artikel ini adalah milik penulis dan tidak mencerminkan kebijakan resmi atau posisi FXStreet maupun pengiklannya.


KONTEN TERKAIT

Memuat ...



Hak cipta ©2026 FOREXSTREET S.L., dilindungi undang-undang.