Bitcoin bisa mencapai titik terendah di Kuartal III karena tanda-tanda awal akumulasi mulai terbentuk — Glassnode
| |terjemahan otomatisLihat Artikel Asli- Bitcoin bisa mencapai titik terendah di Kuartal III karena metrik on-chain menunjukkan akumulasi, berkurangnya spekulasi, dan keyakinan pemegang jangka panjang yang lebih kuat.
- Kapitalisasi pasar kripto global turun 12% di Kuartal II, sementara pasokan stablecoin mencapai rekor tertinggi saat investor beralih ke aset defensif di tengah volatilitas.
- Korelasi Bitcoin dengan saham menurun ke 0,12, sementara korelasinya dengan emas meningkat ke 0,57 selama periode yang sama.
Bitcoin (BTC) tampaknya memasuki tahap awal dari potensi proses pembentukan dasar, dengan data on-chain menunjukkan tanda-tanda akumulasi di tengah tekanan pasar yang lebih luas, menurut Glassnode dalam sebuah laporan pada hari Jumat.
Laporan Kuartal III, yang ditulis bekerja sama dengan Coinbase Institutional, mempertahankan prospek netral untuk kuartal tersebut. Perusahaan-perusahaan tersebut menyatakan bahwa Bitcoin sedang bertransisi dari fase korektif menuju akumulasi sementara latar belakang likuiditas makro yang lebih kuat terus membebani pasar.
Glassnode menyatakan bahwa pasar masih berada di bawah tekanan dari latar belakang likuiditas makro yang lebih kuat, dengan harga Bitcoin tetap lebih bergantung pada siklus likuiditas daripada pada katalis spesifik kripto.
Laporan tersebut menyatakan bahwa pasar belum seharusnya dianggap telah membentuk titik terendah yang tahan lama. Lingkungan saat ini justru dapat dilihat sebagai "awal dari proses pembentukan dasar."
Kapitalisasi pasar kripto turun di Kuartal II saat pasokan stablecoin mencapai rekor tertinggi
Glassnode menyatakan bahwa pasar kripto yang lebih luas mengalami kuartal kedua yang sulit, dengan total kapitalisasi pasar turun sekitar 12%. Fase koreksi yang berkelanjutan mendorong penurunan sepanjang kuartal karena selera risiko tetap lemah.
Namun, pasokan stablecoin mencapai rekor tertinggi selama periode tersebut, dengan dominasi sektor ini juga mengalami peningkatan yang signifikan. Kontras dengan stablecoin menandakan investor beralih ke stablecoin untuk menunggu volatilitas pasar sambil tetap berada dalam ekosistem kripto.
Kinerja Bitcoin juga semakin menyimpang dari pola siklus historisnya. Laporan tersebut mencatat bahwa siklus saat ini, yang dimulai pada 2022, kini telah melewati 42 bulan dan mulai menyimpang dari siklus 2015-18 pada kuartal pertama 2025 ketika pemegang jangka panjang mengurangi risiko.
Aset kripto teratas ini juga menjadi kurang berkorelasi dengan ekuitas AS. Korelasi return harian BTC dengan S&P 500 turun ke 0,12 di Kuartal II 2026, turun tajam dari 0,58 di Kuartal IV 2025.
Pada saat yang sama, korelasi Bitcoin dengan emas meningkat menjadi 0,57. Laporan tersebut mengklaim pergeseran ini mencerminkan meningkatnya sensitivitas Bitcoin terhadap faktor-faktor suku bunga riil dan likuiditas yang sama yang memengaruhi penyimpan nilai tradisional.
Akumulasi Bitcoin meningkat di tengah menurunnya aktivitas spekulatif
Bitcoin juga terus menunjukkan tanda-tanda bahwa aset ini mungkin bergerak menuju fase akumulasi. Glassnode menyatakan bahwa rasio MVRV BTC mendekati 1 pada Kuartal II, level yang secara historis dikaitkan dengan undervaluation dan zona akumulasi.
Sementara itu, pangsa pasokan Bitcoin yang berada dalam kondisi untung turun di bawah batas statistik bawahnya, menempatkan aset ini dengan kuat dalam zona akumulasi historis menjelang Kuartal III.
Struktur pasokan Bitcoin juga menunjukkan aktivitas spekulatif yang menurun. BTC yang terakhir bergerak dalam tiga bulan sebelumnya turun ke level terendah multi-tahun, sementara pangsa pasokan yang tetap tidak aktif selama lebih dari satu tahun meningkat.
"Kombinasi antara menipisnya aktivitas spekulatif dan meningkatnya keyakinan pemegang jangka panjang ini lebih konsisten dengan fase akumulasi daripada fase distribusi," kata laporan tersebut.
Sentimen investor Bitcoin, bagaimanapun, tetap lemah. NUPL yang disesuaikan dengan entitas turun dari zona optimisme ke zona ketakutan pada akhir Kuartal II dan kini mendekati zona "Capitulation".
Pasar derivatif BTC juga tetap relatif tertahan, dengan open interest jauh di bawah puncaknya pada akhir 2025, sehingga leverage tetap rendah.
Glassnode memperingatkan bahwa risiko masih ada, termasuk arus keluar ETF yang kembali muncul, satu lagi peristiwa deleveraging, dan penembusan support utama.
Bitcoin diperdagangkan di $64.140, turun 1,6% selama 24 jam terakhir pada saat berita ini ditulis.
Informasi di halaman ini berisi pernyataan berwawasan ke depan yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual aset ini. Anda harus melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet sama sekali tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, kekeliruan, atau salah saji material. Ini juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Pasar Terbuka melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, serta tekanan emosional. Semua risiko, kerugian, dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian pokok, adalah tanggung jawab Anda. Pandangan dan pendapat yang diungkapkan dalam artikel ini adalah milik penulis dan tidak mencerminkan kebijakan resmi atau posisi FXStreet maupun pengiklannya.