fxs_header_sponsor_anchor

Analisis

USD/JPY Jatuh ke Terendah 7 Bulan: Apa yang Terjadi?

USD/JPY turun ke 153,50 pada hari Rabu, membuat yen Jepang mendekati level terkuatnya dalam hampir tujuh bulan. Mata uang ini menerima dukungan tambahan dari komentar Menteri Keuangan AS Scott Bessent, yang membuat para pelaku pasar semakin berhati-hati untuk bertaruh melawan yen.

Bessent mengatakan bahwa ia memahami dengan jelas apa yang diharapkan dari Bank of Japan, khususnya terkait kapan otoritas Jepang siap merespons pergerakan nilai tukar yang berlebihan. Pernyataannya telah memperkuat kekhawatiran para pedagang terhadap potensi intervensi lebih lanjut di pasar mata uang.

Ekspektasi seputar kebijakan moneter Jepang juga mendukung yen. Bank of Japan dapat menaikkan suku bunga paling cepat pekan depan. Pada saat yang sama, pemerintahan Sanae Takaichi telah mengambil sikap yang lebih tegas terhadap mata uang tersebut, mengakui perlunya mengekang pelemahan yen yang berlebihan.

Yen juga diuntungkan oleh pelepasan carry trade dan meningkatnya ekspektasi repatriasi modal ke Jepang. Sementara itu, sentimen di kalangan produsen Jepang membaik untuk bulan kedua berturut-turut pada bulan September, didukung oleh permintaan yang tangguh dari sektor semikonduktor dan pusat data.

Analisis Teknis USD/JPY

Pada grafik grafik 4 jam USD/JPY, pasar membentuk kisaran konsolidasi di sekitar 154,81. Kisaran tersebut kemudian melebar ke bawah hingga 152,88 dan ke atas hingga 154,39.

Penembusan ke atas dari kisaran saat ini dapat membuka jalan bagi pemulihan menuju 154,88. Sebaliknya, penembusan ke bawah akan meningkatkan kemungkinan koreksi lebih lanjut menuju 152,12.

Indikator MACD mendukung skenario bearish. Garis sinyalnya tetap berada di bawah nol dan mengarah kuat ke bawah, mengindikasikan momentum turun yang berlanjut.

Pada grafik grafik 1 jam USD/JPY, pasar menyelesaikan pergerakan naik ke 154,41 dan saat ini membentuk pergerakan turun menuju 152,12.

Penembusan di bawah 152,12 dapat melanjutkan penurunan menuju 149,30.

Osilator Stochastic juga mendukung prospek bearish. Garis sinyalnya berada di bawah 50 dan turun tajam menuju 20, menunjukkan bahwa momentum turun mungkin berlanjut dalam jangka pendek dan mendorong USD/JPY ke level terendah lokal baru.

Kesimpulan

Yen tetap didukung oleh kombinasi ekspektasi kebijakan moneter, risiko intervensi, pelepasan carry trade, dan membaiknya sentimen ekonomi domestik. Selama USD/JPY tetap tertekan di bawah area 154,39–154,88, gambaran teknis masih mendukung pergerakan menuju 152,12.

Penembusan yang terkonfirmasi di bawah level ini dapat memperkuat momentum bearish dan membuka area 149,30 sebagai target penurunan berikutnya. Namun, pemulihan di atas 154,39 akan melemahkan skenario bearish langsung dan dapat memicu rebound menuju 154,88.

Informasi di halaman ini berisi pernyataan berwawasan ke depan yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual aset ini. Anda harus melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet sama sekali tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, kekeliruan, atau salah saji material. Ini juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Pasar Terbuka melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, serta tekanan emosional. Semua risiko, kerugian, dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian pokok, adalah tanggung jawab Anda. Pandangan dan pendapat yang diungkapkan dalam artikel ini adalah milik penulis dan tidak mencerminkan kebijakan resmi atau posisi FXStreet maupun pengiklannya.


KONTEN TERKAIT

Memuat ...



Hak cipta ©2026 FOREXSTREET S.L., dilindungi undang-undang.