fxs_header_sponsor_anchor

Analisis

Tinjauan Pasar : Shutdown Berakhir, NFP Akan Dirilis ?

Harga emas pulih dari penurunan tajam selama tiga sesi perdagangan yang luar biasa sepanjang sejarah perdagangan emas.

Volatilitas perdagangan meningkat tajam ditengah tantangan ekonomi, geopolitik hingga akumulasi besar-besaran bank sentral dunia karena perubahan dinamika perdagangan dunia dan teknologi.

Perubahan perilaku ini menjadikan emas dan aset turunan kelompok logam melonjak sebagai aset yang paling diburu di Dunia mengalahkan aset lainnya.

*Key Highlights*

- Hari ini (4/1), Trump secara resmi menandatangani RUU untuk mengakhiri penutupan pemerintahan AS.

- Sebelumnya, pasar sepi karena serangkaian data ekonomi AS gagal dirilis selama 'Shutdown Partial' Pemerintahan AS.

- Berakhirnya Shutdowm Partial ini memicu antusias pasar apakah Biro Statistik Tenaga Kerja AS (BLS) akan membatalkan penangguhan dirilis data Tenaga Kerja AS.

- Ketegangan AS-Iran mereda setelah Masoud Pezeshkian mengatakan pada hari Selasa bahwa ia telah menginstruksikan menteri luar negerinya untuk "melakukan negosiasi yang adil dan merata" dengan Amerika Serikat. 

- Kedua pihak dilaporkan bersiap untuk mengirim utusan senior ke Istanbul akhir pekan ini untuk pembicaraan tentang program nuklir Iran. Komentar diungkapkan menyusul pernyataan dari Presiden AS Donald Trump bahwa Iran "serius dalam pembicaraan".

- Baru-baru ini, Presiden AS Trump mengumumkan bahwa Amerika Serikat dan India telah menyepakati kesepakatan perdagangan di mana tarif AS atas barang-barang India akan dikurangi dari sekitar 50% menjadi sekitar 18%, sementara India akan meningkatkan pembelian produk AS, dengan komitmen yang dapat mencapai hingga $500 miliar.

- Agenda ekonomi AS hari ini akan menampilkan Laporan ADP Emploment Change (Bulanan) dan Data PMI Service AS.

*Market Movement*

Pada Selasa (3/2), harga emas (spot) berakhir dengan keuntungan besar - mendekati level $5,000 per onz setelah anjlok pada Senin.

Harga Emas (spot) ditutup naik sebanyak $284.62 atau 6.11% berakhir pada level $4,944.04 per ons, setelah uji tertinggi $4,993 dan terendah $4,666.

Pada saat yang sama, Emas berjangka kontrak April diperdagangkan naik sebanyak $285.60 atau 6.10% berakhir pada $4,969.50 per ons di Divisi Comex.

Indeks Dolar AS terkoreksi - tercatat melemah sekitar 21 pips atau 0.22% pada level 97.23.

Dipasar rival utama Dolar, sekeranjang matauang berisiko diperdagangkan sangat volatile dan berakhir melemah, ditengah pemulihan Dolar. Berikut adalah posisi matauang pada penutupan Selasa , 3 Februari 2026,

• AUDUSD : 0.70202 , +73 / +1.05%

• EURUSD : 1.18184 , +29 / +0.25%

• GBPUSD : 1.36956 , +33 / +0.24%

• NZDUSD : 0.60450 , +45 / +0.76%

• USDJPY : 155.739 , +15 / +0.10%

• USDCAD : 1.36376 , -41 / -0.30%

• USDCHF : 0.77503 , -44 / -0.57%

• USDCNH : 6.93770 , -107 / -0.15%

*Sentiment*

Hari inn (3/2) pasar akan terfokus pada laporan Inflasi kawasan Eropa dan Agenda ekonomi AS hari ini akan menampilkan Laporan ADP Emploment Change (Bulanan) dan Data PMI Service AS.

Informasi di halaman ini berisi pernyataan berwawasan ke depan yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual aset ini. Anda harus melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet sama sekali tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, kekeliruan, atau salah saji material. Ini juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Pasar Terbuka melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, serta tekanan emosional. Semua risiko, kerugian, dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian pokok, adalah tanggung jawab Anda. Pandangan dan pendapat yang diungkapkan dalam artikel ini adalah milik penulis dan tidak mencerminkan kebijakan resmi atau posisi FXStreet maupun pengiklannya.


KONTEN TERKAIT

Memuat ...



Hak cipta ©2026 FOREXSTREET S.L., dilindungi undang-undang.