Tinjauan Pasar : Polemik Tarif AS, Picu Kenaikan Harga Emas
|Polemik tarif Trump kembali menjadi pusat perhatian pasar, setelah Mahkamah Agung AS memutuskan menentang tarif Trump, yang diberlakukan berdasarkan undang-undang yang ditujukan untuk keadaan darurat nasional.
Hal ini meningkatkan selera terhadap aset safehaven dan aset risiko, sedangkan Dolar AS menghadapi tekanan jual karena potensi pengembalian tarif.
Diluar dari respon terhadap data ekonomi AS, Harga emas dan komoditas logam lainnya diperdagangkan menguat, pasar saham AS berbalik positif setelah berita tersebut - sementara Dolar AS melemah dari titik tertinggi 1 bulan.
*Key Highlights*
- US GDP (QoQ) (Q4), 1.4% (A) vs. 2.8% (F) vs. 4.4% (P)
- US PCE Price Index (MoM) (Dec), 0.4% (A) vs. 0.3% (F) vs. 0.2% (P) / US PCE Price Index (YoY) (Dec), 2.9% A) vs. 2.8% (F) vs. 2.8% (P)
- US Personal Spending (MoM) (Dec), 0.4% (A) vs. 0.4% (F) vs. 0.5% (P) / US Personal Income (MoM) (Dec), 0.3% (A) vs. 0.3% (F) vs. 0.3% (P)
- US S&P Global Service PMI (Feb), 52.3 (A) vs. 53.0 (F) vs. 52.7 (P) / US S&P Global Manufacturing PMI (Feb), 51.2 (A) vs. 52.4 (F) vs. 52.4 (P)
- US New Home Sales (MoM) (Dec), 15.5% (A) vs. -0.1% (P) / US New Home Sales (Dec), 758LK (A) vs. 732K (F) vs. 737K (P)
- US Michigan Consumer Sentiment (Feb), 56.6 (A) vs. 57.3 (F) vs. 56.4 (P)
- Rangkaian data ekonomi AS menggeser probabilitas pemangkasan suku bunga the Fed. Inflasi inti yang dilaporkan menguat mendorong prospek pemangkasan memudar menjadi 52.1% dari 68.6% pada minggu lalu.
- Mahkamah Agung AS telah memutuskan bahwa tarif "darurat" Presiden Trump ILEGAL, Hal ini membuat pemerintahan Trump berpotensi kehilangan lebih dari $175 miliar dalam bentuk "pengembalian tarif". Mahkamah memutuskan bahwa IEEPA tidak memberi wewenang kepada Presiden untuk memberlakukan tarif.
IEEPA adalah undang-undang yang digunakan Trump untuk memberlakukan tarif, yang memberinya "kekuasaan ekonomi khusus" selama keadaan darurat nasional yang melibatkan ancaman asing.
- Dari berita geopolitik, AS sedang mempertimbangkan apakah akan menargetkan individu-individu Iran atau mengejar perubahan rezim, menurut Wall Street Journal. Laporan tersebut mengatakan bahwa ia mempertimbangkan serangan terbatas terhadap Iran, meskipun ia lebih menyukai diplomasi.
- Pekan depan (Feb 23-27), Fokus pasar global akan beralih pada Laporan ADP Employment (weekly), Klaim Pengangguran (Weekly), dan laporan Indeks Harga Produsen (PPI) AS untuk bulan Januari. Investor juga akan memperhatikan pidato-pidato dari para pejabat Federal Reserve.
*Market Movement*
Hingga akhir perdagangan Jumat (20/2), harga emas (spot) menetap dititik tertinggi 2 pekan setelah hampir tidak bergairah selama dua hari terakhir.
harga emas berakhir menguat sekitar $108.66 atau 2.17% berakhir pada level $5,109.19 per ons, setelah uji tertinggi $5,109 dan terendah $4,980.
Pada saat yang sama, Emas berjangka kontrak April diperdagangkan naik sebanyak $114.50 atau 2.28% berakhir pada kisaran $5,130 per ons (05:00 WIB) di Divisi Comex.
Dipasar komoditas lainnya, harga minyak mentah WTI ditutup melemah tipis menghentikan relinya - namun naik 6% dalam sepekan ditengah spekulasi bahwa eskalasi apa pun dapat mengancam aliran minyak mentah melalui Selat Hormuz, sebagai titik strategis yang menangani sekitar 20% pengiriman minyak global.
Indeks Dolar AS diperdagangan melemah - turun sekitar 13 pips atau 0.13% berakhir pada level 97.73, setelah uji tertinggi 98.01 dan terendah 97.51. Dipasar rival utama Dolar, sekeranjang matauang berisiko diperdagangkan menguat.
• AUDUSD : 0.70823 , +27 / +0.38%
• EURUSD : 1.17814 , +7 / +0.06%
• GBPUSD : 1.34824 , +17 / +0.13%
• NZDUSD : 0.59732 , +1 / +0.02%
• USDJPY : 155.023 , +5 / +0.03%
• USDCAD : 1.36781 , -1 / 0.00%
• USDCHF : 0.77529 , +5 / +0.07%
• USDCNH : 6.89740 , -18 / -0.03%
*Sentiment*
Pekan depan (Feb 23-27), Fokus pasar global akan beralih pada Laporan ADP Employment (weekly), Klaim Pengangguran (Weekly), dan laporan Indeks Harga Produsen (PPI) AS untuk bulan Januari. Investor juga akan memperhatikan pidato-pidato dari para pejabat Federal Reserve.
Informasi di halaman ini berisi pernyataan berwawasan ke depan yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual aset ini. Anda harus melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet sama sekali tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, kekeliruan, atau salah saji material. Ini juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Pasar Terbuka melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, serta tekanan emosional. Semua risiko, kerugian, dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian pokok, adalah tanggung jawab Anda. Pandangan dan pendapat yang diungkapkan dalam artikel ini adalah milik penulis dan tidak mencerminkan kebijakan resmi atau posisi FXStreet maupun pengiklannya.