fxs_header_sponsor_anchor

Analisis

Tinjauan Pasar : Kekhawatiran atas Kredibilitas Fed Picu Aksi Buru 'Safehaven'

Indeks Dolar AS terpuruk, anjlok dari level tertinggi selama satu bulan pada Senin (12/1) ditengah dakwaan kriminal terhadap Kepala The Fed Jerome Powell yang memicu reaksi pasar.

Kekhawatiran atas kredibilitas Fed dan stabilitas kebijakan memicu pelaku pasar berlomba-lomba memburu aset safehaven - mendorong Emas, Perak dan matauang risk-off  melonjak.

Kekacauan ekonomi, politik dan konflik geopolitik menjadi rangkaian fundamental yang tak terbantahkan dalam beberapa waktu kedepan.

*Key Highlights*

- Penyelidikan terhadap Ketua Fed Jerome Powell dan perubahan kepemimpinan yang akan datang membebani kepercayaan terhadap kebijakan moneter AS.

Baru-baru ini, Departemen Kehakiman AS telah mendakwa Ketua Fed Jerome Powell, atas renovasi gedung-gedung Fed. 

Departemen Kehakiman AS (DoJ) mengeluarkan surat panggilan juri agung pada hari Jumat sebagai bagian dari penyelidikan kriminal yang terkait dengan kesaksian Ketua Fed Jerome Powell di Senat tentang proyek renovasi kantor pusat Fed senilai $2,5 miliar.

- Pada Minggu malam,  untuk pertama kalinya Powell menanggapi tekanan Trump.

Ketua Fed Jerome Powell menanggapi dalam sebuah pernyataan video, mengatakan bahwa tindakan Departemen Kehakiman "bukan tentang kesaksian saya Juni lalu atau tentang renovasi gedung Federal Reserve." Powell menambahkan bahwa ancaman tuntutan pidana adalah "konsekuensi dari penetapan suku bunga oleh Federal Reserve berdasarkan penilaian terbaik kami tentang apa yang akan melayani publik, daripada mengikuti preferensi Presiden."

- Penasihat Senior Gedung Putih Kevin Hassett mengatakan dalam sebuah wawancara CNBC pada hari Senin bahwa renovasi kantor pusat Fed telah mengalami "pembengkakan biaya yang dramatis"

- Spekulasi muncul akibat kekacauan di Bank Sentral terjadi setelah Presiden AS Donald Trump telah berulang kali mengkritik Jerome Powell di masa lalu karena tidak menurunkan suku bunga secara agresif. Tahun lalu, Trump juga mencoba untuk mencopot Gubernur Fed Lisa Cook, dengan alasan tuduhan penipuan hipotek, sementara berhasil menunjuk Stephen Miran ke Dewan Gubernur.

- Presiden Donald Trump akan mengumumkan pengganti Jerome Powell, yang masa jabatannya sebagai Ketua Fed akan berakhir pada Mei 2026. Pasar secara luas memperkirakan Trump akan menominasikan kandidat yang lebih selaras dengan pandangan kebijakannya.

- Di sisi makro, data tenaga kerja AS minggu lalu menunjukkan pasar kerja berada dalam kondisi yang cukup baik, didukung oleh sedikit penurunan Tingkat Pengangguran meskipun angka NFP utama kurang dari yang diharapkan.

- Data tersebut meredam ekspektasi penurunan suku bunga Fed dalam waktu dekat tetapi tetap membuka kemungkinan pelonggaran di akhir tahun, dengan para pelaku pasar terus memperkirakan sekitar dua kali penurunan. 

- Berdasarkan pantauan Fed Watch Tools, ekspektasi pemangkasan Januari turun dari 15% ke 5% pada awal minggu ini. Pemangkasan diperkirakan baru akan dilakukan pada Juni - dengan probabilitas sebesar 68.5%.

- JPMorgan memperkirakan tidak akan ada pemotongan suku bunga Fed pada tahun 2026 setelah data pekerjaan yang kuat, membalikkan prakiraan sebelumnya tentang pemotongan 25 bps pada bulan Januari.

- Pada Selasa (13/1) perhatian pasar akan beralih ke data Indeks Harga Konsumen (CPI) AS untuk mendapatkan petunjuk lebih lanjut mengenai arah kebijakan moneter The Fed.

*Market Movement*

Harga emas meroket! melejit lebih dari $120 mencapai tertinggi $4,630 per ons , menandai rekor tertinggi baru sepanjang masa.

Hingga saat berita ini ditulis pada pukul 01.30 WIB, harga emas masih bertahan didekat titik tertingginya - mencatatkan kenaikan sekitar $101.04 atau 2.24% berada pada kisaran $4,610.39 saat penulisan.

Pada saat yang sama, emas berjangka kontrak Februari diperdagangkan menguat sebanyak $124.60 atau 2.77% berada pada $4,625.50 per ons di Divisi Comex (01.30 WIB), setelah uji tertinggi $4,640.50 dan terendah $4,520.80. 

Harga Silver naik lebih dari 7% berada pada area $85.384 saat penulisan pukul 01.30 WIB, setelah capai tertinggi $86.230.

Indeks Dolar AS diperdagangkan loyo dibawah 99, tercatat turun sekitar 26 pips atau 0.26% pada level 98.88, setelah uji terendah 98.67. 

Dipasar rival utama Dolar, sekeranjang matauang berisiko menguat ditengah pelemahan Dolar. Berikut adalah posisi matauang pada pukul 01.30 WIB:

• AUDUSD : 0.67127 , +28 / +0.42%

• EURUSD : 1.16682 , +38 / +0.32%

• GBPUSD : 1.34584 , +60 / +0.45%

• NZDUSD : 0.57663 , +39 / +0.68%

• USDJPY : 158.071 , +16 / +0.10%

• USDCAD : 1.38764 , -37 / -0.27%

• USDMXN : 17.90710 , -890 / -0.49%

• USDCHF : 0.79722 , -38 / -0.47%

• USDCNH : 6.95990 , -91 / -0.13% 

*Sentiment*

Pada Selasa (13/1) perhatian pasar akan beralih ke data Indeks Harga Konsumen (CPI) AS untuk mendapatkan petunjuk lebih lanjut mengenai arah kebijakan moneter The Fed.

Informasi di halaman ini berisi pernyataan berwawasan ke depan yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual aset ini. Anda harus melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet sama sekali tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, kekeliruan, atau salah saji material. Ini juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Pasar Terbuka melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, serta tekanan emosional. Semua risiko, kerugian, dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian pokok, adalah tanggung jawab Anda. Pandangan dan pendapat yang diungkapkan dalam artikel ini adalah milik penulis dan tidak mencerminkan kebijakan resmi atau posisi FXStreet maupun pengiklannya.


KONTEN TERKAIT

Memuat ...



Hak cipta ©2025 FOREXSTREET S.L., dilindungi undang-undang.