Penguatan Emas Memasuki Hari Kelima, dengan Risiko Eksternal Meningkat
|Emas naik menjadi 5.350 USD per ons pada hari Selasa, menandai sesi kenaikan kelima berturut-turut. Permintaan terhadap aset-aset safe-haven terus tumbuh di tengah konflik yang semakin meningkat di Timur Tengah.
Presiden Donald Trump menyatakan bahwa Amerika Serikat akan terus melakukan serangan terhadap Iran sampai negara tersebut kehilangan kemampuannya untuk menimbulkan ancaman. Menurutnya, konflik ini bisa berlangsung selama sebulan atau "lebih lama lagi." Sebagai respons, Iran telah mengumumkan penutupan Selat Hormuz dan mengancam akan menyerang kapal-kapal yang melintasi koridor energi yang sangat vital ini.
Konflik yang memburuk telah memicu lonjakan tajam harga minyak dan memperkuat kekhawatiran akan percepatan inflasi AS. Hal ini menyebabkan penjualan obligasi pemerintah AS dan penilaian ulang ekspektasi untuk penurunan suku bunga Federal Reserve lebih lanjut.
Pasar kini mengalihkan prakiraannya untuk penurunan suku bunga The Fed berikutnya ke bulan September, lebih lambat dari yang diprakirakan sebelumnya.
Analisis Teknis
Pada grafik 4 jam XAU/USD, pasar membentuk kisaran konsolidasi di sekitar level 5.353 USD. Penembusan ke bawah akan membuka jalan untuk kelanjutan koreksi menuju 5.130 USD.
Sebaliknya, penembusan ke atas akan membuka potensi untuk gelombang menuju level 5.599 USD. Indikator MACD mengonfirmasi momentum saat ini, dengan garis sinyalnya berada di level tinggi dan mengarah ke atas.
Pada grafik Semester 1, pasar telah menembus di bawah level 5.333 USD, menunjukkan kelanjutan tren menuju 5.166 USD, dengan potensi gelombang untuk meluas lebih jauh ke 5.130 USD. stochastic oscillator mendukung skenario ini, dengan garis sinyalnya tetap di atas level 80 dan berada di bawah tekanan untuk berbalik turun menuju level 20.
Kesimpulan
Kenaikan harga emas ke level tertinggi sepanjang masa mencerminkan meningkatnya permintaan aset safe-haven di tengah meningkatnya risiko geopolitik di Timur Tengah. Konflik tersebut tidak hanya mendorong harga emas batangan tetapi juga menaikkan harga minyak dan memicu kekhawatiran tentang inflasi, sehingga pasar menunda ekspektasi penurunan suku bunga The Fed. Meskipun prospek teknis jangka pendek tetap bullish, para pedagang mengamati potensi koreksi setelah kenaikan yang begitu kuat.
Informasi di halaman ini berisi pernyataan berwawasan ke depan yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual aset ini. Anda harus melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet sama sekali tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, kekeliruan, atau salah saji material. Ini juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Pasar Terbuka melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, serta tekanan emosional. Semua risiko, kerugian, dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian pokok, adalah tanggung jawab Anda. Pandangan dan pendapat yang diungkapkan dalam artikel ini adalah milik penulis dan tidak mencerminkan kebijakan resmi atau posisi FXStreet maupun pengiklannya.