fxs_header_sponsor_anchor

Analisis

Pembeli saat Harga Turun Meningkat dan Yen Mengejutkan Pasar

Investor Saham Membuat Gebrakan

Sebagian besar indeks saham utama AS ditutup di zona hijau pada hari Rabu, dengan S&P 500 naik 0,5% dan Nasdaq 100 menguat 0,2%. Pergerakan ini memberi ruang bagi pembeli di level rendah untuk kembali masuk setelah serangkaian pelemahan, sementara S&P juga membentuk pola bullish engulfing klasik pada grafik harian.

Pada akhirnya, meskipun Nasdaq bergerak cukup fluktuatif sejak Juni, saham AS tetap berada dalam tren naik jangka panjang yang solid. Namun, dampaknya terhadap pasar Asia secara umum beragam di seluruh indeks regional, sementara kontrak berjangka indeks saham Eropa dan AS juga sedikit berada di zona merah menjelang pembukaan pasar reguler.

Yen Kembali Menjadi Sorotan

Di pasar Valas, JPY kembali menjadi pusat perhatian. Menjelang sesi AS kemarin, USD/JPY turun sekitar 0,7% dalam tiga menit, memicu spekulasi intervensi lebih lanjut. Namun, tanpa konfirmasi resmi dan mengingat besarnya pergerakan dibandingkan dengan ‘rate checks’ sebelumnya, saya skeptis. 

BoJ akan bertemu pada 18 September. Akankah kita melihat kenaikan suku bunga? Akankah kita melihat lebih dari 25 bp, seperti yang diisyaratkan oleh salah satu anggota dewan BoJ? Akankah kita melihat intervensi lebih lanjut? Itulah pertanyaannya.

Gambaran Obligasi Tetap Tidak Berubah

Untuk pendapatan tetap, kami melihat adanya minat beli di seluruh obligasi, tetapi gambaran keseluruhan sebagian besar tetap tidak berubah dan didorong oleh sejumlah faktor. Ini termasuk defisit pemerintah, pembangunan AI, dan gambaran inflasi.

Menariknya, meskipun harga pasar akhir tahun sepenuhnya memperhitungkan setidaknya satu kenaikan suku bunga The Fed, Gubernur The Fed New York John Williams baru-baru ini mengatakan ada bukti bahwa inflasi sedang bergerak lebih rendah dan bahwa ia tidak melihat efek putaran kedua.

Lebih dari Hal yang Sama di Timur Tengah

Di Timur Tengah, ketegangan antara AS dan Iran tetap tinggi, dengan Presiden Trump mengatakan AS telah menghantam Iran ‘sangat keras’ dan siap melakukan lebih banyak lagi. Namun, ia juga mengatakan serangan itu akan berlangsung singkat, yang sebagian besar menekan harga minyak turun kemarin setelah tiga hari kenaikan.

Namun ini hanyalah hal yang sama; ini adalah Presiden yang sama yang mengatakan konflik akan berlangsung empat minggu, yang kini telah memasuki bulan keenam. Akibatnya, respons pasar sedikit mengejutkan bagi saya—mungkin hanya aksi ambil untung yang hati-hati—mengingat rekam jejak Trump terkait pesan yang beragam, yang, jujur saja, sudah terjadi sejak awal perang.

Hari ke Depan

BoC kembali mempertahankan suku bunga overnight di 2,25%. Keputusan ini seharusnya tidak mengejutkan, mengingat tekanan inflasi Kanada masih relatif terkendali dan PDB tahunan Kuartal II 2026 tumbuh kuat sebesar 3,3%. Namun, pernyataan yang menyertai keputusan tersebut secara eksplisit menyebut bahwa “risiko kenaikan terhadap inflasi telah meningkat, sementara tarif baru membuat prospek pertumbuhan menjadi lebih tidak pasti,” sehingga memicu repricing hawkish di pasar suku bunga. Investor kini hampir sepenuhnya memperhitungkan kenaikan suku bunga BoC pada akhir tahun, yang pada akhirnya memberikan dukungan bagi CAD terhadap USD.

Perhatian pada hari ini beralih ke data AS, dengan klaim pengangguran mingguan untuk pekan yang berakhir 29 Agustus dijadwalkan pada pukul 12:30 GMT, disusul PMI Jasa ISM bulan Agustus pada pukul 14:00 GMT.

Meskipun fokus saya—dan hampir seluruh pasar—tertuju pada data ketenagakerjaan AS dan Kanada pada hari Jumat, rilis ISM hari ini tetap layak dicermati mengingat sektor jasa menyumbang porsi besar terhadap output ekonomi AS. Angka utama diprakirakan naik tipis menjadi 54,2 dari 54,1 pada Juli, dengan kisaran estimasi antara 52,8 dan 57,1, tetapi perhatian kemungkinan lebih tertuju pada subkomponen harga yang dibayar dan ketenagakerjaan. Kenaikan tekanan harga yang disertai perlambatan ketenagakerjaan dapat memicu reaksi USD yang tidak menentu, sementara jika keduanya naik secara bersamaan, Dolar AS berpotensi mendapat dorongan; sebaliknya, penurunan keduanya dapat memberikan tekanan pada mata uang tersebut.

Informasi di halaman ini berisi pernyataan berwawasan ke depan yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual aset ini. Anda harus melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet sama sekali tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, kekeliruan, atau salah saji material. Ini juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Pasar Terbuka melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, serta tekanan emosional. Semua risiko, kerugian, dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian pokok, adalah tanggung jawab Anda. Pandangan dan pendapat yang diungkapkan dalam artikel ini adalah milik penulis dan tidak mencerminkan kebijakan resmi atau posisi FXStreet maupun pengiklannya.


KONTEN TERKAIT

Memuat ...



Hak cipta ©2026 FOREXSTREET S.L., dilindungi undang-undang.