fxs_header_sponsor_anchor

Analisis

Minyak Melonjak karena Meningkatnya Ketegangan Timur Tengah: Apa yang Dikatakan Sejarah

Pasar dibuka minggu ini bereaksi terhadap eskalasi tajam dalam ketegangan di Timur Tengah, mengirim harga minyak lebih tinggi sementara aset-aset berisiko terjatuh. Hari ini, minyak melonjak ke level $75, tetapi sekarang mendingin ke sekitar $70-an.

Gerakan awal ini menyoroti betapa sensitifnya pasar energi terhadap risiko geopolitik, terutama ketika ketegangan melibatkan jalur transit minyak utama seperti Selat Hormuz.

Sekitar satu perlima dari pasokan minyak dunia melewati jalur air sempit ini, menjadikannya salah satu titik penyumbatan energi terpenting di pasar global. Bahkan kemungkinan gangguan dapat dengan cepat mendorong harga lebih tinggi saat pedagang memperhitungkan risiko pasokan.

Namun, sejarah menunjukkan bahwa lonjakan ini seringkali tajam tetapi tidak selalu bertahan.

Lonjakan Minyak Pertama Selama Krisis Geopolitik

Pasar energi cenderung bereaksi segera ketika konflik muncul di daerah penghasil minyak.

Selama Perang Teluk (Agustus 1990 – Februari 1991), harga minyak melonjak hampir 97% karena pedagang khawatir akan gangguan besar terhadap pasokan Timur Tengah.

Namun setelah situasi stabil, harga berbalik tajam dan akhirnya turun lebih dari 50% pada Januari 1991.

Dinamika serupa terjadi selama invasi Rusia ke Ukraina pada Februari 2022. Minyak awalnya melonjak sekitar 35% pada Maret, hanya untuk mundur setelah pasar menyesuaikan diri dengan lingkungan pasokan yang baru.

Pola ini mencerminkan dinamika umum di pasar komoditas.

Guncangan geopolitik seringkali menciptakan kekhawatiran pasokan yang segera, tetapi setelah pasar mendapatkan kejelasan tentang apakah produksi atau pengiriman yang sebenarnya terganggu, harga cenderung stabil.

Situasi saat ini tampaknya mengikuti pola awal yang serupa.

Minyak sempat melonjak menuju $75 saat pedagang bereaksi terhadap meningkatnya ketegangan di Timur Tengah dan potensi risiko terhadap jalur transit utama seperti Selat Hormuz.

Saat ini, Selat Hormuz belum ditutup secara resmi, dan lalu lintas pengiriman belum sepenuhnya berhenti. Untuk saat ini, pasar tampaknya memperhitungkan risiko gangguan daripada kerugian pasokan yang terkonfirmasi, yang menjelaskan mengapa minyak sudah mulai mendingin kembali menuju $70-an rendah.

Minyak Kini Menguji Zona Teknis Utama

Di luar berita utama, minyak juga mendekati area teknis penting.

Grafik mingguan menunjukkan minyak mentah rebound kuat dari wilayah $55, di mana pembeli sebelumnya masuk lebih awal tahun ini. Dari sana, harga kembali rally menuju $60-an tengah, menembus di atas level resistance utama ($67) dan mengisyaratkan pembalikan tren.

Wilayah $67 Ini Signifikan karena Beberapa Alasan

  • Ini terletak dekat dengan Fibonacci retracement 38,2%.
  • Ini sejajar dengan garis tren menurun yang telah membatasi rally sejak 2023.
  • Ini menandai level di mana rally sebelumnya sering terhenti.

Jika Minyak Bertahan

  • Resistance berikutnya terletak dekat $77, yang telah berfungsi sebagai level pivot utama.
  • Penembusan yang berkelanjutan di atas zona itu dapat membuka jalan menuju $83.
  • Resistance yang lebih besar di sekitar $92, di mana terdapat level tinggi sebelumnya.

Namun, jika harga gagal bertahan di atas area penembusan $67, gerakan ini masih bisa terbukti sebagai lonjakan geopolitik yang singkat.

Dengan ketegangan yang masih berkembang dan Selat Hormuz tetap terbuka, pedagang akan mengawasi dengan cermat untuk melihat apakah lonjakan saat ini berkembang menjadi penembusan yang berkelanjutan, atau memudar saat ketidakpastian geopolitik stabil.

Informasi di halaman ini berisi pernyataan berwawasan ke depan yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual aset ini. Anda harus melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet sama sekali tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, kekeliruan, atau salah saji material. Ini juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Pasar Terbuka melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, serta tekanan emosional. Semua risiko, kerugian, dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian pokok, adalah tanggung jawab Anda. Pandangan dan pendapat yang diungkapkan dalam artikel ini adalah milik penulis dan tidak mencerminkan kebijakan resmi atau posisi FXStreet maupun pengiklannya.


KONTEN TERKAIT

Memuat ...



Hak cipta ©2026 FOREXSTREET S.L., dilindungi undang-undang.