Ketegangan Iran dan Ketakutan terhadap AI menjadi Sorotan Menjelang Data Penting AS
|Laporan perdagangan Kamis menunjukkan mayoritas indeks saham utama Amerika Serikat ditutup melemah tipis di tengah meningkatnya ketegangan AS–Iran serta kekhawatiran terhadap disrupsi sektor kecerdasan buatan (AI).
Papan Skor: Saham Turun – Minyak Menguat, Dolar Lanjutkan rally
Indeks S&P 500 terkoreksi 19 poin (0,3%) ke 6.861, Nasdaq 100 turun 101 poin (0,4%) ke 24.797, sementara Dow Jones Industrial Average merosot 267 poin (0,5%) ke 49.395. Di sisi lain, Russell 2000 — indeks saham berkapitalisasi kecil — justru naik hampir 7 poin (0,2%) ke 2.665.
Menilik sektor dalam klasifikasi GICS S&P, sektor keuangan mencatat pelemahan terdalam dengan penurunan 0,9%, diikuti sektor konsumen diskresioner dan teknologi. Sebaliknya, utilitas menjadi sektor dengan kinerja terbaik, menguat 1,1%, disusul sektor industri.
Di pasar komoditas, harga minyak mentah melanjutkan kenaikan dan menyentuh level tertinggi tahun berjalan (YTD) di US$67,01 pada perdagangan terbaru. Kenaikan ini terjadi setelah Presiden AS Donald Trump memperingatkan Iran bahwa negara tersebut memiliki waktu 10–15 hari untuk mencapai kesepakatan nuklir, atau akan menghadapi konsekuensi serius. AS dilaporkan tengah mengerahkan dua kapal induk, jet tempur, dan pesawat pengisian bahan bakar di kawasan tersebut.
Sementara itu, indeks dolar AS melanjutkan penguatan moderat, mencatat hari keempat berturut-turut di zona hijau dengan kenaikan 0,1%. Klaim tunjangan pengangguran mingguan AS (pekan berakhir 14 Februari) tercatat 206.000, lebih rendah dari prakiraan dan turun dari revisi naik 229.000 pada pekan sebelumnya. Data ini memperkuat gambaran ketahanan pasar tenaga kerja, seiring laporan ketenagakerjaan Januari yang menunjukkan penambahan 130.000 lapangan kerja baru dan tingkat pengangguran turun menjadi 4,3%. Dikombinasikan dengan risalah The Fed yang bernada hawkish serta meningkatnya risiko geopolitik, kondisi ini memberi dorongan tambahan bagi penguatan dolar.
Agenda Data Padat di Depan
Kalender ekonomi hari ini cukup padat, terutama berfokus pada data AS. Pada pukul 13.30 GMT, Biro Analisis Ekonomi (BEA) akan merilis estimasi awal Produk Domestik Bruto (PDB) Kuartal IV 2025 serta data indeks harga PCE Desember.
PDB diprakirakan tumbuh 3,0% secara tahunan, melambat dari 4,4% pada Kuartal III namun masih mencerminkan ekspansi yang kuat. Deflator PDB diproyeksikan turun ke 2,9% dari 3,7%. Jika data sesuai ekspektasi, hal ini kemungkinan akan memperkuat sikap wait-and-see The Fed dan menopang dolar AS. Sebaliknya, hasil yang lebih lemah dapat memicu kembali kekhawatiran terhadap resesi dan menekan greenback.
Data pertumbuhan tersebut akan dianalisis berdampingan dengan indikator inflasi favorit The Fed, yakni indeks harga PCE. Secara tahunan, PCE utama diprakirakan tetap di 2,8%, sementara secara bulanan diproyeksikan naik tipis ke 0,3% dari 0,2% pada November. Untuk PCE inti, angka tahunan diprakirakan meningkat menjadi 2,9% dari 2,8%, dengan kenaikan bulanan juga sebesar 0,3%.
Kejutan kenaikan inflasi berpotensi memperkuat narasi kebijakan ketat The Fed, terutama setelah risalah terbaru, dan secara alami mendukung permintaan dolar. Sebaliknya, inflasi yang lebih lunak kemungkinan akan memberikan tekanan pada mata uang tersebut.
Sepanjang hari, pasar juga akan mencermati rilis S&P Global Flash PMI Februari, dengan data AS dijadwalkan pada pukul 14.45 GMT. Indeks manufaktur diprakirakan naik tipis ke 52,6 dari 52,4, sementara sektor jasa diproyeksikan di 53,0 dari 52,7. Kedua angka tersebut tetap berada di wilayah ekspansi, yang dapat memperkuat narasi momentum ekonomi AS yang meluas dan semakin menopang dolar.
Secara keseluruhan, rangkaian data hari ini akan menjadi penentu arah, apakah mempertegas atau justru menggoyahkan sikap kebijakan The Fed saat ini. Mengingat posisi dolar yang masih cenderung berat di sisi jual, kejutan positif berpotensi mendorong aksi ambil untung posisi jual menjelang akhir pekan.
Informasi di halaman ini berisi pernyataan berwawasan ke depan yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual aset ini. Anda harus melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet sama sekali tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, kekeliruan, atau salah saji material. Ini juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Pasar Terbuka melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, serta tekanan emosional. Semua risiko, kerugian, dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian pokok, adalah tanggung jawab Anda. Pandangan dan pendapat yang diungkapkan dalam artikel ini adalah milik penulis dan tidak mencerminkan kebijakan resmi atau posisi FXStreet maupun pengiklannya.