Harga Minyak Turun dan Saham Chip Reli, saat Pasar Menormalkan Kembali setelah Lonjakan Terbaru
|Setelah melonjak tajam pada hari Rabu, harga minyak kini mulai turun saat pasar kembali normal setelah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah. Minyak mentah Brent turun lebih dari 0,5% pada hari Kamis, dan pasar saham Eropa sebagian besar lebih tinggi, meskipun FTSE 100 tertinggal. Harga berjangka AS menunjukkan pembukaan yang lebih kuat, dan imbal hasil obligasi turun di seluruh Eropa.
Kesepakatan Damai Tetap Rapuh
Setelah kemarin membuat pasar panik dengan mengatakan gencatan senjata dengan Iran telah berakhir, Presiden Trump kini mengklaim bahwa Iran ingin membuat kesepakatan, meskipun hal ini belum dikonfirmasi oleh Teheran. Semalam terjadi lebih banyak serangan, dengan AS menyerang Iran, dan pasukan Iran menggunakan rudal terhadap Bahrain dan Kuwait. Menariknya, meskipun Iran mengklaim telah menargetkan situs Qatar, harga gas alam sebagian besar stabil pagi ini. Ditambah lagi, Qatar mengumumkan bahwa mereka telah berbicara dengan rezim Iran dan mendesak kedua belah pihak untuk menemukan solusi diplomatik atas masalah mereka. Dengan demikian, untuk saat ini, tampaknya situasi tidak akan meningkat dari sini, meskipun Iran belum mengonfirmasi bahwa mereka menginginkan kesepakatan, dan mungkin ada serangan simbolis dari Iran pada hari terakhir pemakaman Khamenei.
Meskipun peristiwa beberapa hari terakhir merupakan tanda lain bahwa jalan menuju perdamaian jangka panjang akan penuh liku, pasar tampaknya siap menyerap ketegangan saat ini. Minyak mentah Brent kini diperdagangkan di sekitar $77 per barel, sebelumnya diperdagangkan di sekitar $76 per barel pada Kamis pagi, tetapi laporan bahwa Iran menyebut serangan AS ‘memalukan’ telah menghentikan penurunan harga minyak. Meski demikian, imbal hasil obligasi turun tajam, imbal hasil 2-tahun Inggris telah mengembalikan setengah dari kenaikan hari Rabu, dan turun 6bp sejauh ini pagi ini.
Saham Chip Diuntungkan dari Lonjakan Ketegangan
Di tengah kekhawatiran tentang perang Iran, saham teknologi dan chip AS melonjak pada hari Rabu, yang juga membantu meningkatkan sentimen pasar. SanDisk naik 6,7%, CoreWeave naik 7,75%, dan Broadcom naik hampir 5%. Seiring dengan kenaikan imbal hasil obligasi dan harga minyak pada hari Rabu, terjadi rotasi keluar dari saham teknologi dan kembali ke saham chip. Menjelang hari Kamis, harga berjangka Nasdaq menunjukkan kenaikan 0,8% nanti hari ini, mengungguli Dow Jones, yang turun tajam pada hari Rabu dan turun lebih dari 1% saat sektor teknologi terus pulih.
FTSE 100 Kesulitan karena Beban Astra Zeneca
Teknologi adalah indeks dengan kinerja terbaik kedua di AS pada hari Rabu setelah saham energi, dan pola ini bisa berlanjut hingga hari Kamis. Ini adalah kabar buruk bagi FTSE 100, yang menentang tren pemulihan di Eropa dan justru turun 0,5%. Namun, hal ini terkait dengan Astra Zeneca, yang sahamnya turun lebih dari 8% hari ini, setelah salah satu obat penyakit sarafnya gagal mencapai target dalam uji klinis tahap akhir untuk mengobati kondisi jantung.
Ini adalah kabar buruk bagi FTSE 100, karena AZ menyumbang sekitar 8% dari total bobot FTSE 100, sehingga sulit melihat FTSE melakukan pemulihan dalam waktu dekat.
Taruhan Kenaikan Suku Bunga The Fed Sedikit Moderat
Risalah rapat FOMC menunjukkan bahwa ada dua kubu yang berkembang di FOMC. Mereka yang khawatir terhadap risiko kenaikan inflasi, dan mereka yang khawatir terhadap prospek ketenagakerjaan. Hal ini seharusnya menenangkan pasar, karena menunjukkan bahwa The Fed berada dalam keseimbangan saat kedua sisi beradu pendapat. Prospek kenaikan suku bunga pada pertemuan The Fed bulan ini turun menjadi 27% setelah risalah rapat FOMC, yang juga meningkatkan sentimen risiko seiring berjalannya minggu.
Pandangan Pasar
Ke depan, kita mungkin akan melihat reli berkelanjutan pada saham-saham chip. SanDisk dan Nvidia mengindikasikan kenaikan lebih lanjut hari ini, sementara perusahaan-perusahaan hyperscaler seperti Microsoft dan Alphabet mengalami penurunan di pra-pasar, yang menunjukkan bahwa rotasi dalam perdagangan AI terus berlanjut.
Dari sudut pandang ekonomi, klaim pengangguran awal layak untuk diperhatikan nanti hari ini karena fokus tetap pada kekuatan pasar tenaga kerja AS. Dolar secara luas melemah hari ini karena harga minyak mendapat tekanan dan imbal hasil turun. Pelemahan dolar AS dapat berlanjut jika data klaim pengangguran awal mendukung tanda-tanda pasar tenaga kerja yang lebih lemah.
Informasi di halaman ini berisi pernyataan berwawasan ke depan yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual aset ini. Anda harus melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet sama sekali tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, kekeliruan, atau salah saji material. Ini juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Pasar Terbuka melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, serta tekanan emosional. Semua risiko, kerugian, dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian pokok, adalah tanggung jawab Anda. Pandangan dan pendapat yang diungkapkan dalam artikel ini adalah milik penulis dan tidak mencerminkan kebijakan resmi atau posisi FXStreet maupun pengiklannya.