Harga Emas Turun: Kebijakan The Fed dan Geopolitik Membebani
|Harga emas turun di bawah level 4.000 USD per ons troy pada hari Selasa, mencapai level terendah dalam hampir delapan bulan. Logam mulia ini tetap berada di bawah tekanan di tengah ekspektasi pengetatan lebih lanjut dari Federal Reserve dan ketidakpastian yang berkelanjutan terkait situasi di Timur Tengah.
Sejak awal Juni, emas telah kehilangan lebih dari 12%, dengan kerugian kuartalan diprakirakan sekitar 15%. Pasar terus memprakirakan tiga kenaikan suku bunga The Fed untuk sisa tahun ini, dengan yang pertama berpotensi terjadi pada bulan September.
Para investor kini mengalihkan perhatian mereka pada laporan pasar tenaga kerja AS yang akan datang, yang dapat membentuk ekspektasi untuk langkah kebijakan The Fed berikutnya.
Lapisan ketidakpastian tambahan datang dari negosiasi AS–Iran, yang dijadwalkan dilanjutkan hari ini di Doha. Meskipun kontak diplomatik terus berlangsung, prospek penyelesaian jangka panjang tetap terbatas, dengan pengendalian pengiriman di Selat Hormuz tetap menjadi titik penting.
Analisis Teknis
Pada grafik 4 jam XAU/USD, pasar diperdagangkan dalam rentang konsolidasi di sekitar level 4.017 USD dan telah turun ke 3.940 USD. Pergerakan korektif menuju 4.016 USD (pengujian dari bawah) diprakirakan akan terjadi, diikuti oleh potensi penurunan ke 3.885 USD, dengan ruang untuk pergerakan lebih lanjut ke 3.810 USD. Indikator MACD mengonfirmasi momentum penurunan saat ini, dengan garis sinyalnya di bawah garis tengah dan mengarah tegas ke bawah.
Pada grafik 1 jam, pasar menembus di bawah level 4.017 USD dan bergerak turun ke 3.940 USD. Rebound korektif menuju 4.016 USD (pengujian dari bawah) mungkin terjadi sebelum penurunan lebih lanjut ke 3.885 USD, dengan ruang untuk perpanjangan ke 3.810 USD. Osilator Stochastic mendukung skenario ini, dengan garis sinyalnya di bawah 50 dan mengarah ke bawah menuju 20, menunjukkan tekanan turun yang berlanjut.
Kesimpulan
Harga emas telah jatuh di bawah 4.000 USD untuk pertama kalinya dalam hampir delapan bulan, melanjutkan pelemahannya di tengah ekspektasi pengetatan kebijakan moneter lebih lanjut oleh The Fed dan ketidakpastian geopolitik yang terus berlanjut. Pasar memprakirakan tiga kenaikan suku bunga untuk sisa tahun ini, dengan kenaikan pertama kemungkinan terjadi pada bulan September, sementara negosiasi AS-Iran di Doha menawarkan prospek terbatas untuk terobosan mengingat perbedaan pendapat yang mendalam mengenai kendali pelayaran di Selat Hormuz. Emas kini telah kehilangan lebih dari 12% sejak awal Juni, dengan kerugian triwulanan mendekati 15%. Indikator teknis menunjukkan penurunan lebih lanjut, mengindikasikan potensi penurunan lebih lanjut menuju 3.885 USD dan berpotensi 3.810 USD dalam waktu dekat.
Informasi di halaman ini berisi pernyataan berwawasan ke depan yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual aset ini. Anda harus melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet sama sekali tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, kekeliruan, atau salah saji material. Ini juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Pasar Terbuka melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, serta tekanan emosional. Semua risiko, kerugian, dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian pokok, adalah tanggung jawab Anda. Pandangan dan pendapat yang diungkapkan dalam artikel ini adalah milik penulis dan tidak mencerminkan kebijakan resmi atau posisi FXStreet maupun pengiklannya.