fxs_header_sponsor_anchor

Analisis

Harga Emas Turun karena Kekuatan Pasar Tenaga Kerja Menjaga Kebijakan The Fed Tetap Restriktif

Emas (XAU/USD) masih berada di bawah tekanan karena data ekonomi AS yang kuat mengurangi ekspektasi pelonggaran Federal Reserve dalam waktu dekat. Pasar tenaga kerja yang lebih kuat telah mendorong imbal hasil Treasury dan Dolar AS lebih tinggi, menciptakan hambatan bagi logam mulia. Pada saat yang sama, ketegangan yang meningkat di Timur Tengah telah mengangkat harga minyak dan menambah kekhawatiran terhadap inflasi. Kombinasi ini telah melemahkan prospek jangka pendek emas dan meningkatkan fokus pada level-level support teknis utama.

Emas Menghadapi Hambatan dari Pasar Tenaga Kerja yang Kuat dan Risiko Inflasi yang Terus Berlanjut

Emas kembali mendapat tekanan setelah data ketenagakerjaan AS terbaru menyoroti kekuatan yang berkelanjutan di pasar tenaga kerja. Laporan Nonfarm Payrolls Mei menunjukkan ekonomi menambah 172.000 lapangan pekerjaan, melebihi prakiraan pasar. Selain itu, angka payroll untuk bulan-bulan sebelumnya direvisi naik, sementara tingkat pengangguran tetap stabil di 4,3%. Data ini menyoroti kekuatan yang berkelanjutan di pasar tenaga kerja dan mengurangi ekspektasi bahwa Federal Reserve akan melonggarkan kebijakan dalam waktu dekat.

Akibatnya, ekspektasi pasar bergeser ke arah prospek The Fed yang lebih hawkish. Ekspektasi suku bunga bergerak naik seiring investor meningkatkan probabilitas kenaikan suku bunga lagi sebelum akhir tahun. Suku bunga yang lebih tinggi biasanya meningkatkan biaya peluang memegang aset yang tidak berimbal hasil seperti emas. Selain itu, kenaikan imbal hasil Treasury dan Dolar AS menciptakan hambatan tambahan bagi logam mulia.

Sementara itu, ketegangan di Timur Tengah kembali meningkat. Israel melancarkan serangan di dekat Beirut, sementara Iran merespons dengan serangan terhadap target Israel. Laporan tambahan menunjukkan aktivitas misil yang melibatkan sekutu regional telah meningkatkan kekhawatiran terhadap konflik yang lebih luas. Permusuhan yang diperbarui ini mendorong harga minyak naik dan meningkatkan kekhawatiran terhadap inflasi. Namun, alih-alih mendukung emas, kenaikan harga energi memperkuat ekspektasi bahwa inflasi dapat tetap tinggi, menjaga Federal Reserve pada jalur kebijakan yang restriktif. Kombinasi ini terus mendukung Dolar dan membatasi upaya pemulihan emas.

Emas Diperdagangkan dalam Pola Descending Channel saat Tren Turun Tetap Utuh

Grafik emas di bawah ini menunjukkan pola descending channel yang jelas yang telah mengarahkan pergerakan harga ke bawah sejak puncak di dekat $5.600. Harga secara konsisten menghormati batas atas dan bawah channel, mengonfirmasi tren bearish yang berkelanjutan selama beberapa bulan terakhir. Setiap upaya pemulihan terhenti di bawah resistance yang menurun, menjaga tren turun yang lebih luas tetap utuh.

Baru-baru ini, emas menembus di bawah garis tren support yang naik yang telah memberikan stabilitas sejak akhir Maret. Setelah penembusan tersebut, harga bergerak lebih cepat ke bawah dan kembali ke wilayah $4.300. Ketidakmampuan untuk merebut kembali garis tren yang ditembus menunjukkan momentum penurunan masih utuh. Penurunan ini menempatkan emas di dekat zona support utama, di mana para pelaku pasar akan mengamati tanda-tanda stabilisasi.

Sementara itu, titik tengah descending channel terus berperan sebagai level teknis penting. Emas tetap di atas titik tengah channel, menjaga harga dalam setengah atas struktur yang menurun. Pergerakan berkelanjutan di bawah titik tengah dapat mengekspos batas bawah channel. Sebaliknya, pergerakan kembali di atas garis tren yang ditembus akan membantu meredakan tekanan sisi bawah segera dan memperbaiki prospek jangka pendek.

Prospek Emas: Kekuatan Pasar Tenaga Kerja dan Kenaikan Imbal Hasil Menantang Upaya Pemulihan

Emas menghadapi tekanan sisi bawah yang berkelanjutan karena data pasar tenaga kerja yang kuat, imbal hasil Treasury yang lebih tinggi, dan Dolar AS yang lebih kuat membebani sentimen. Kenaikan harga minyak dan kekhawatiran terhadap inflasi telah meningkatkan ekspektasi bahwa Federal Reserve dapat mempertahankan sikap kebijakan yang restriktif lebih lama. Dari perspektif teknis, emas terus diperdagangkan dalam pola descending channel setelah menembus di bawah support garis tren utama. Pergerakan di bawah titik tengah channel dapat meningkatkan tekanan sisi bawah, sementara pemulihan di atas garis tren yang ditembus diperlukan untuk memperbaiki prospek jangka pendek.

Informasi di halaman ini berisi pernyataan berwawasan ke depan yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual aset ini. Anda harus melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet sama sekali tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, kekeliruan, atau salah saji material. Ini juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Pasar Terbuka melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, serta tekanan emosional. Semua risiko, kerugian, dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian pokok, adalah tanggung jawab Anda. Pandangan dan pendapat yang diungkapkan dalam artikel ini adalah milik penulis dan tidak mencerminkan kebijakan resmi atau posisi FXStreet maupun pengiklannya.


KONTEN TERKAIT

Memuat ...



Hak cipta ©2026 FOREXSTREET S.L., dilindungi undang-undang.