Emas (XAU/USD) Menghadapi Tekanan Jual yang Bekelanjutan
|Emas (XAU/USD) turun ke 4.174 USD per ons troy pada hari Rabu, mencapai level terendah sejak akhir Maret.
Tekanan pada logam mulia meningkat setelah eskalasi ketegangan baru di Timur Tengah. AS melancarkan serangan terhadap target Iran setelah laporan bahwa sebuah helikopter Amerika telah ditembak jatuh. Perkembangan terbaru ini sekali lagi menimbulkan keraguan tentang ketahanan gencatan senjata saat ini dan prospek kesepakatan damai yang lebih luas.
faktor utama lainnya tetap situasi di sekitar Selat Hormuz. Gangguan yang terus berlangsung pada pengiriman melalui wilayah tersebut terus membatasi pasokan energi dan mendukung harga minyak yang tinggi. Gangguan ini, pada gilirannya, memicu kekhawatiran bahwa tekanan inflasi di seluruh ekonomi global mungkin bertahan lebih lama dari yang diprakirakan.
Biaya energi yang lebih tinggi mendorong para investor untuk menilai kembali prospek kebijakan moneter bank-bank sentral utama. Pasar semakin mematok periode berkepanjangan suku bunga tinggi dan tidak lagi mengesampingkan pengetatan kebijakan tambahan jika inflasi tetap membandel.
Fokus investor kini tertuju pada data inflasi AS yang akan datang, yang dapat memberikan petunjuk penting mengenai langkah selanjutnya Federal Reserve. Dolar AS juga mendapat dukungan dari angka pasar tenaga kerja yang kuat, yang memperkuat ekspektasi bahwa The Fed dapat mempertimbangkan kenaikan suku bunga lain sebelum akhir tahun.
Akibatnya, prospek untuk Emas (XAU/USD) tetap secara umum bearish.
Analisis teknis
Pada grafik 4 jam, XAU/USD diperdagangkan dalam rentang konsolidasi sekitar level 4.393 USD sebelum menembus ke bawah dan melanjutkan penurunannya ke 4.175 USD. Rebound korektif menuju 4.390 USD mungkin terjadi dalam jangka pendek, setelah itu pasar dapat melanjutkan penurunannya menuju 4.238 USD, dengan potensi pergerakan lebih lanjut ke 4.088 USD.
Indikator MACD mengkonfirmasi momentum bearish yang sedang berlangsung. Garis sinyalnya tetap di bawah garis tengah dan terus mengarah tegas ke bawah, meskipun tanda-tanda awal pembalikan potensial mulai muncul.
Pada grafik 1 jam, pasar menembus di bawah level 4.270 USD dan bergerak turun menuju 4.175 USD. Pemulihan korektif menuju 4.329 USD, sebagai pengujian ulang dari bawah, mungkin terjadi sebelum penurunan lain menuju 4.088 USD. Setelah itu, rebound yang lebih luas menuju 4.390 USD dapat berkembang.
Osilator Stochastic mendukung skenario ini. Garis sinyalnya tetap di bawah level 20 tetapi mulai berbalik naik menuju 80, menunjukkan bahwa pemulihan korektif jangka pendek mungkin mulai mengumpulkan momentum.
Kesimpulan
Emas tetap berada di bawah tekanan signifikan karena ketegangan geopolitik, harga energi yang tinggi, dan ekspektasi kebijakan moneter restriktif yang berkepanjangan terus mendukung dolar AS. Sementara indikator teknis menunjukkan rebound korektif jangka pendek, prospek yang lebih luas tetap bearish kecuali sentimen pasar atau ekspektasi inflasi berubah secara material.
Informasi di halaman ini berisi pernyataan berwawasan ke depan yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual aset ini. Anda harus melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet sama sekali tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, kekeliruan, atau salah saji material. Ini juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Pasar Terbuka melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, serta tekanan emosional. Semua risiko, kerugian, dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian pokok, adalah tanggung jawab Anda. Pandangan dan pendapat yang diungkapkan dalam artikel ini adalah milik penulis dan tidak mencerminkan kebijakan resmi atau posisi FXStreet maupun pengiklannya.