fxs_header_sponsor_anchor

Analisis

Emas tetap Berada di Bawah Tekanan, tetapi Pemulihan Masih Mungkin Terjadi

Harga emas naik ke 4.472 USD per ons troy pada hari Kamis. Meskipun terjadi rebound yang moderat, logam mulia ini masih berusaha pulih dari penurunan mingguan hampir 2%.

Tekanan pada emas terus meningkat seiring dengan bertambahnya ekspektasi bahwa bank-bank sentral utama, termasuk Federal Reserve (The Fed), mungkin perlu mempertahankan kebijakan moneter yang lebih ketat untuk melawan inflasi. Sebagian besar kekhawatiran ini berasal dari lonjakan harga energi baru-baru ini.

Faktor negatif lainnya adalah eskalasi ketegangan yang diperbarui di Timur Tengah. Prospek kesepakatan jangka pendek antara AS dan Iran memburuk secara signifikan setelah terjadinya pertukaran serangan baru antara kedua belah pihak. Bahrain dan Kuwait juga terlibat dalam konflik ini, menandai eskalasi paling serius sejak gencatan senjata diperkenalkan pada awal April.

Ketegangan yang berkelanjutan dan pembatasan de facto terhadap pengiriman melalui Selat Hormuz menjaga harga minyak tetap tinggi, meningkatkan risiko inflasi dan memperkuat ekspektasi bahwa suku bunga akan tetap tinggi lebih lama.

Dukungan lebih lanjut untuk pandangan ini berasal dari komentar Presiden Federal Reserve Bank Cleveland, Beth Hammack. Menurut Hammack, The Fed mungkin terpaksa menaikkan suku bunga lagi jika tekanan inflasi terus meningkat.

Perhatian investor kini tertuju kuat pada laporan Non-Farm Payrolls hari Jumat. Data pasar tenaga kerja AS dapat secara signifikan mempengaruhi ekspektasi terkait kebijakan Federal Reserve di masa depan dan, akibatnya, prospek harga emas.

Analisis Teknis

Pada grafik 4 jam XAU/USD, pasar diperdagangkan dalam kisaran konsolidasi sekitar level 4.478 USD setelah pengujian ulang dari bawah. Pergerakan turun menuju 4.360 USD diprakirakan, diikuti oleh rebound korektif menuju 4.420 USD. Setelah itu, pasar mungkin melanjutkan penurunannya menuju 4.238 USD, dengan potensi pergerakan lebih lanjut ke 4.180 USD. Indikator MACD mengonfirmasi momentum bearish saat ini, dengan garis sinyal di bawah garis tengah dan mengarah tegas ke bawah.

Pada grafik 1 jam, pasar telah menembus di bawah level 4.478 USD dan bergerak turun menuju 4.422 USD. Rebound korektif menuju 4.478 USD sebagai pengujian ulang dari bawah masih mungkin terjadi sebelum penurunan lain menuju 4.250 USD. Pemulihan berikutnya menuju 4.390 USD mungkin menyusul. Osilator Stochastic mendukung skenario ini, dengan garis sinyal di bawah level 80 dan mengarah ke bawah menuju 20, menunjukkan tekanan turun yang persisten.

Kesimpulan

Emas tetap rentan terhadap pelemahan lebih lanjut karena harga energi yang tinggi, ketegangan geopolitik, dan ekspektasi kebijakan moneter yang lebih ketat terus membebani sentimen. Namun, rebound korektif jangka pendek masih mungkin terjadi, terutama saat para investor menunggu data pasar tenaga kerja AS yang penting yang dapat membentuk kembali ekspektasi untuk Federal Reserve (The Fed).

Informasi di halaman ini berisi pernyataan berwawasan ke depan yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual aset ini. Anda harus melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet sama sekali tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, kekeliruan, atau salah saji material. Ini juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Pasar Terbuka melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, serta tekanan emosional. Semua risiko, kerugian, dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian pokok, adalah tanggung jawab Anda. Pandangan dan pendapat yang diungkapkan dalam artikel ini adalah milik penulis dan tidak mencerminkan kebijakan resmi atau posisi FXStreet maupun pengiklannya.


KONTEN TERKAIT

Memuat ...



Hak cipta ©2026 FOREXSTREET S.L., dilindungi undang-undang.