Emas Kehilangan Momentum Di Dekat $4.700, Pasar Menanti Data Inflasi AS dan Pidato Warsh
|Emas (XAU/USD) menutup perdagangan hari senin pada level 4652.71, setelah sempat menyentuh level terendah harian dan berada pada level 4680.70. Penguatan sebesar 6,36% semakin memperpajang penguatan selama empat sesi berturut-turut. Reli Emas ditopang oleh penurunan imbal hasil obligasi pemerintah AS, kekhawatiran terhadap keberlanjutan fiscal dan utang AS, meningkatnya permintaan “safe haven” akibat ketegangan AS-Iran serta semakin berkurangnya keyakinan bahwa The Fed akan segera menaikan suku bunga pada pertemuan FOMC bulan septermber nanti.
Koreksi yang terkadi pada pergerakan emas setelah reli kuat mendekati level 4700.00 mencerminkan aksi profit taking daripada perubahan fundamental secera menyeluruh. Reli yang berlangsung dengan cepat mendorong pelaku pasar mengamankan keuntungan walalupun tekanan jual masih relative aktif terkendalki karena emas memperoleh dukungan dari ketidaklanjutan fiscal pemerintah AS, risiko geopolitik di Timur Tengah dan perubahan imbal hasil obligasi pemerintah AS.
Pemulihan terbatas dolar AS turut menahan kenaikan emas. Dolar AS memperoleh permintaan sebagai aset safe haven setelah pemerintah AS meningkatkan tekanan ekonomi terhadap Iran. Akan tetapi, kekhawatiran terhadap utang dan kredibilitas fiskal AS membuat penguatan dolar belum cukup kuat untuk menghapus sentimen positif pada emas.
Harga emas juga masih ditopang oleh rencana Departemen Keuangan AS untuk meningkatkan pembelian kembali obligasi berjangka panjang. Kebijakan tersebut berpotensi memperbaiki likuiditas pasar dan menekan imbal hasil Treasury. Imbal hasil yang lebih rendah biasanya menguntungkan emas karena mengurangi biaya peluang memegang aset yang tidak memberikan bunga.
Fokus pasar kini beralih kepada data inflasi AS dan pidato Ketua Federal Reserve Kevin Warsh di Simposium Jackson Hole pada Jumat, 28 Agustus. Inflasi yang lebih tinggi dari perkiraan dapat memperkuat ekspektasi bahwa suku bunga akan dipertahankan tinggi atau kembali dinaikkan. Skenario tersebut berpotensi mengangkat dolar dan imbal hasil Treasury sekaligus menekan emas.
Selain itu, ketegangan AS-Iran juga menjaga permintaan terhadap emas. Namun, risiko kenaikan harga energi dapat memperburuk inflasi dan membuat The Fed mempertahankan kebijakan ketat lebih lama. Karena itu, dampak geopolitik terhadap emas akan tetap bergantung pada respons dolar, imbal hasil obligasi dan ekspektasi suku bunga AS.
Fokus pasar masih tetap terfokus pada perkembangan konflik AS-Iran serta meningkatnya resiko geopolitik di kawasan Timur Tengah yang terus menjadi pendorong utama sentimen global. Data ekonomi penting yang harap diperhatikan hari ini yaitu rilis data Kepercayaan Konsumen CB (Ags), Penjualan Rumah Baru (Jul) yang akan dikeluarkan pada pukul 21.00 WIB malam nanti.
Analisa Teknikal XAU/USD
Analisa teknikal menunjukkan bahwa hari ini XAU/USD sedikit koreksi dalam membuka perdagangannya akan tetapi masih tetap berada dalam tendensi bullish untuk melanjutkan perdagangan akhir minggu lalu, tapi peluang pelemahan masih mengintip selama perdagangan hari ini. Pergerakan diperkirakan bervolatilitas tinggi dan berusaha untuk mencoba menembus level 4700.00.
XAU/USD diperkirakan masih tetap menyimpan peluang untuk mencatatkan rebound jangka pendek dan menjaga stabilitas pergerakan harga. Pasar saat ini berada dalam tendensi “High Bullish” walaupun masih tetap berada dalam posisi “wait and see”, dimana pelaku pasar cenderung menahan posisi sambil menunggu kejelasan arah. Potensi pembalikan tetap terbuka, terutama saat likuiditas meningkat di sesi Amerika, meskipun pergerakan selanjutnya akan sangat bergantung pada perkembangan terbaru yang mampu menjadi katalis bagi pasar.
Pada pembukaan perdagangan hari ini, XAU/USD memulai sesi di level 4654.76 dan mengalami penguatan hingga menembus level 4698.91, XAU/USD terkoreksi dan kembali melemah hingga menembus level 4616.75. Diprediksi bahwa XAU/USD akan terus berflutuatif sengan tinggi tapi tendensi penguatan diperkirakan akan terjadi saat memasuki pasar Eropa nanti
Arah XAU/USD masih sangat sensitif terhadap perkembangan konflik di Timur Tengah dan perubahan ekspektasi kebijakan moneter Federal Reserve. Meskipun volatilitas pasar tetap tinggi, emas masih memperlihatkan kecenderungan positif sehingga peluang pemulihan dalam perdagangan intraday belum sepenuhnya tertutup. Namun, pelaku pasar tampaknya belum berani mengambil posisi secara agresif. Pergerakan yang lebih kuat kemungkinan baru terbentuk setelah munculnya sentimen baru yang mampu memberikan kepastian arah pada sesi hari ini.
Menurut perkiraan kami, titik terendah dari XAU/USD hari ini akan berada di level 4577.54 walaupun tidak tertutup kemungkinan akan menuju ke titik terendah harian dan berada di level 4546.99. Akan tetapi, sebelum mencapai level tersebut, aset ini harus melewati level 4597.04.
Akan tetapi, potensi penguatan masih akan terjadi pada XAU/USD, kami memproyeksikan bahwa penguatan harga emas bisa mencapai titik tertinggi di level 4728.59. Namun, untuk mencapai level tersebut, XAU/USD harus melewati level 4684.00 dan terus menguat hingga menembus level 4699.07
Trading Plan
Range XAU/USD: 4599.23 - 4697.48
S1 = 4577.54
S2 = 4546.99
R1 = 4699.07
R2 = 4728.59
Informasi di halaman ini berisi pernyataan berwawasan ke depan yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual aset ini. Anda harus melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet sama sekali tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, kekeliruan, atau salah saji material. Ini juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Pasar Terbuka melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, serta tekanan emosional. Semua risiko, kerugian, dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian pokok, adalah tanggung jawab Anda. Pandangan dan pendapat yang diungkapkan dalam artikel ini adalah milik penulis dan tidak mencerminkan kebijakan resmi atau posisi FXStreet maupun pengiklannya.