Emas Bergerak Naik karena Data Ketenagakerjaan Lemah Redakan Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga
|Emas (XAU/USD) mempertahankan pemulihannya baru-baru ini seiring pasar menilai ulang prospek suku bunga AS. Data ketenagakerjaan AS yang lebih lemah telah mengurangi ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve pada bulan September. Pasar kini berfokus pada laporan inflasi AS yang akan datang untuk petunjuk lebih lanjut mengenai prospek kebijakan. Pada saat yang sama, ketidakpastian di Timur Tengah dan kekhawatiran atas rute pasokan Teluk terus mendukung permintaan safe-haven. Faktor-faktor ini dapat terus membentuk pergerakan arah berikutnya pada emas.
Gold Melanjutkan Pemulihan Seiring Data Lapangan Pekerjaan yang Lebih Lemah Membebani Ekspektasi Suku Bunga
Emas mempertahankan momentum kenaikannya seiring perubahan ekspektasi suku bunga yang mendukung pasar. Fokus kini beralih ke laporan Indeks Harga Konsumen (IHK atau CPI) AS yang akan datang untuk arah lebih lanjut terkait kebijakan Federal Reserve. Inflasi yang lebih tinggi dari perkiraan dapat memperkuat ekspektasi kebijakan yang lebih ketat, sementara inflasi yang lebih lemah dapat meredakan ekspektasi kenaikan suku bunga lainnya.
Laporan ketenagakerjaan AS terbaru sudah mengubah prospek suku bunga. Nonfarm Payrolls secara tak terduga turun 23.000 pada bulan Juli, dibandingkan dengan ekspektasi kenaikan 85.000. Tingkat pengangguran turun ke 4,1%, tetapi angkatan kerja juga menyusut. Pasar merespons dengan mengurangi ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed pada bulan September. Penetapan harga pasar saat ini menempatkan probabilitasnya di dekat 44%, sehingga data inflasi yang akan datang menjadi faktor penting bagi keputusan kebijakan berikutnya. Ekspektasi yang lebih rendah terhadap suku bunga yang lebih tinggi dapat mendukung emas karena logam ini tidak memberikan pendapatan bunga.
Perkembangan di Timur Tengah tetap menjadi pengaruh utama lainnya. Iran terus berdiskusi dengan Oman mengenai pengaturan lalu lintas maritim melalui Selat Hormuz, tetapi ketidakpastian mengenai pembukaan kembali jalur perairan tersebut masih ada. Harga minyak bergerak lebih tinggi karena kekhawatiran atas rute pasokan Teluk terus berlanjut. Harga energi yang lebih tinggi dapat menjaga kekhawatiran inflasi tetap tinggi dan mempersulit prospek The Fed. Pada saat yang sama, risiko geopolitik yang persisten dapat mempertahankan permintaan safe-haven untuk emas jika ketegangan regional meningkat lebih lanjut.
Emas Memperoleh Momentum setelah Menembus Resistance Menurun Utama
Grafik emas di bawah menunjukkan harga diperdagangkan di bawah garis tren resistance menurun selama beberapa bulan. Garis tren ini berulang kali membatasi pergerakan pemulihan dan mempertahankan tekanan pada harga. Emas kemudian menemukan support dan mulai stabil, sehingga harga perlahan bergerak lebih tinggi. Pemulihan kemudian berlanjut menuju garis tren resistance menurun, membawa level penting ini kembali menjadi fokus.
Emas kini telah bergerak di atas garis tren resistance menurun setelah tetap berada di bawahnya selama beberapa bulan. Harga memperoleh momentum setelah menembus level ini dan melanjutkan kenaikannya menuju area US$4.300. Pergerakan ini menandai pergeseran penting dalam struktur jangka pendek, karena resistance ini berulang kali membatasi pergerakan pemulihan.
Perkembangan berikutnya akan bergantung pada apakah emas dapat terus bertahan di atas resistance menurun. Harga masih nyaman berada di atas garis tren yang telah ditembus setelah kenaikan terbaru, menjaga struktur saat ini tetap utuh. Kekuatan yang berlanjut di atas bekas resistance ini dapat mendukung kenaikan lebih lanjut dan pergerakan naik lainnya menuju level tertinggi terbaru. Selama emas tetap berada di atas garis tren yang telah ditembus, pemulihan saat ini akan tetap berlangsung dan mendukung struktur positif yang lebih luas.
Prospek Emas: Data Inflasi AS dan Risiko Timur Tengah Membentuk Pergerakan Berikutnya
Emas tetap didukung oleh kombinasi data ketenagakerjaan AS yang lebih lemah dan ketidakpastian geopolitik yang persisten. Turunnya ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed pada bulan September telah mengalihkan perhatian ke laporan inflasi mendatang sebagai sinyal kebijakan berikutnya. Ketidakpastian di Timur Tengah dan kekhawatiran atas jalur pasokan Teluk juga terus mendukung permintaan safe-haven. Pada saat yang sama, emas tetap berada di atas garis tren resistance menurun yang telah ditembus setelah kenaikan terbaru. Kekuatan yang berlanjut di atas level ini dapat mendukung kenaikan lebih lanjut. Data inflasi mendatang dan perkembangan geopolitik akan tetap menjadi pendorong penting bagi Emas.
Informasi di halaman ini berisi pernyataan berwawasan ke depan yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual aset ini. Anda harus melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet sama sekali tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, kekeliruan, atau salah saji material. Ini juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Pasar Terbuka melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, serta tekanan emosional. Semua risiko, kerugian, dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian pokok, adalah tanggung jawab Anda. Pandangan dan pendapat yang diungkapkan dalam artikel ini adalah milik penulis dan tidak mencerminkan kebijakan resmi atau posisi FXStreet maupun pengiklannya.