Data Ekonomi Jerman Membawa Optimisme untuk Prospek CEE
|Dalam Sorotan
- Hari ini Polandia merilis serangkaian data: pertumbuhan output industri Januari, harga produsen, serta data ketenagakerjaan dan pertumbuhan upah.
- Pada pukul 12.00 CET, Serbia akan mengumumkan tingkat inflasi Januari.
Perkembangan Ekonomi
Hari ini kami meninjau kondisi ekonomi Jerman serta implikasinya bagi kawasan.
Pertama, dari sisi pesanan manufaktur Jerman. Setelah periode kontraksi panjang sepanjang 2022 hingga sebagian besar 2023—di mana pertumbuhan tahunan kerap berada di kisaran -5% hingga -10%—tren mulai menunjukkan stabilisasi pada awal 2024. Sejak pertengahan 2024, baik data bulanan yang cenderung volatil maupun rata-rata bergerak tiga bulan memperlihatkan pembalikan arah yang jelas, berpuncak pada akselerasi tajam menjelang akhir 2025.
Pertumbuhan tahunan pesanan bahkan mencatat level tertinggi sejak invasi Rusia ke Ukraina.
Indikator lain yang mencerminkan posisi ekonomi Jerman adalah indeks ZEW. Setelah lonjakan signifikan di awal tahun, ekspektasi terhadap kondisi ekonomi Jerman stabil pada Februari di level +58,3 poin. Penilaian terhadap kondisi saat ini juga terus membaik, dengan indikator situasi naik 6,8 poin dibanding bulan sebelumnya ke level -65,9 poin.
Secara keseluruhan, dinamika terbaru di Jerman kami nilai konstruktif bagi prospek ekonomi kawasan Eropa Tengah dan Timur (CEE).
Pergerakan Pasar
Gubernur bank sentral Rumania menyatakan inflasi diperkirakan melambat tajam dari sekitar 10% tahun ini, namun menegaskan pembuat kebijakan tidak terburu-buru memangkas suku bunga. Ia menekankan perlunya bukti kuat bahwa inflasi benar-benar menurun sebelum membuka ruang pelonggaran, sehingga peluang pemangkasan sebelum musim panas dinilai terbatas.
Mahkamah Konstitusi Rumania juga menyetujui undang-undang yang menaikkan usia pensiun dan membatasi pensiun hakim. Reformasi ini merupakan bagian dari komitmen dalam program pemulihan dan ketahanan nasional, yang menjadi syarat pencairan sebagian dana Uni Eropa.
Di Polandia, Kementerian Keuangan berhasil menjual obligasi senilai PLN 13 miliar di tengah permintaan kuat mencapai PLN 22,1 miliar. Perdana Menteri Tusk menyampaikan bahwa meski imbal hasil obligasi menurun dan minat investor tinggi, pemerintah tidak berniat memanfaatkan penerbitan utang secara berlebihan.
Sejak awal pekan, imbal hasil jangka panjang tercatat menurun, sementara volatilitas di pasar valuta asing relatif terbatas.
Informasi di halaman ini berisi pernyataan berwawasan ke depan yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrumen yang diprofilkan di halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual aset ini. Anda harus melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. FXStreet sama sekali tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, kekeliruan, atau salah saji material. Ini juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Berinvestasi di Pasar Terbuka melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau sebagian dari investasi Anda, serta tekanan emosional. Semua risiko, kerugian, dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian pokok, adalah tanggung jawab Anda. Pandangan dan pendapat yang diungkapkan dalam artikel ini adalah milik penulis dan tidak mencerminkan kebijakan resmi atau posisi FXStreet maupun pengiklannya.